MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) membuka program kerja dan magang ke Jepang bagi 30 orang putra dan putri terbaik asli Aceh Barat.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM mengatakan, program kerja dan magang ke Jepang tersebut merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Aceh Barat, Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat dan Dinas Pendidikan Aceh melalui Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Aceh Barat.
“Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat untuk membuka lapangan pekerjaan dan menurunkan jumlah pengangguran, untuk tahap awal akan diberangkatkan sebanyak 30 orang peserta,” kata Tarmizi, Jumat (18/9/2026).
Dikatakan Tarmizi, program kerja dan magang ke Jepang tersebut dikhususkan bagi putra dan putra Aceh Barat yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Akte Kelahiran.
“Adapun persyaratan yang harus dipenuhi bagi 30 orang calon peserta tersebut pertama yaitu minimal memiliki ijazah SMA atau SMK, usia minimal 18 sampai 28 tahun, tinggi badan bagi laki – laki 158 cm, perempuan 150 cm, lulus seleksi dan interview dan lulus tes kesehatan,” katanya.
Kemudian, mendapatkan restu dari orang tua, patuh dan rajin, tidak merokok, tidak terlibat narkoba, judi, tidak bertato dan tidak bertindik, dan mempunyai keahlian yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.
“Sementar berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan oleh para peserta yaitu fotocopy Akte, KTP, KK, ijazah dan transkrip nilai satu lembar, pas foto warna 3×4 dua lembar, surat keterangan sehat dari Puskesmas, Kartu Siapkerja atau AK1, SKCK dan Surat Keterangan dari Keuchik,” ujar Tarmizi.
Nantinya kata Tarmizi bagi 30 orang peserta kerja dan magang tersebut akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan dari instruktur khusus yang telah tersertifikasi, makan dan minum selama pelatihan, fasilitas belajar seperti modul, buku, tas dan lain – lain semuanya gratis serta juga mendapatkan uang transport.
“Selain untuk 30 orang kuota yang disediakan oleh Pemkab Aceh Barat, juga tersedia kuota kelas mandiri untuk 20 orang peserta yang juga akan mendapatkan biaya pelatihan gratis, sementara untuk modul, baju, makan dan lainnya ditanggung pribadi,” ujarnya.
Bagi putra dan putri Aceh Barat yang ingin mengikuti program kerja dan magang ke Jepang tersebut dapat segera mendaftarkan diri ke Kantor Distransnaker Aceh Barat yang beralamat di Desa Lapang, pendaftaran dibuka mulai tanggal 21 hingga 25 September 2026, dan keberangkatan dijadwalkan pada awal tahun 2027.
(Almanudar)












