MEULABOH (Metrozone.net) – Kondisi banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla yang sempat menggenangi permukiman warga di Gampong Alue Keumuneng, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, kini dilaporkan telah sangat kondusif. Banjir yang dipicu oleh hujan deras dari Senin malam hingga selasa pagi tersebut dipastikan telah surut total pada Selasa siang
Menurut informasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, air mulai menggenangi wilayah tersebut pada Selasa (16/6/2026) dini hari sekira pukul 04.00 WIB telah berangsur-angsur surut
Namun, berkat intensitas hujan yang mereda, genangan air cepat menyusut dan surut sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB. Saat ini, aktivitas sehari-hari masyarakat setempat dilaporkan telah kembali berjalan dengan normal.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diturunkan langsung ke lokasi kejadian untuk memantau situasi sekaligus membawa bantuan bagi warga terdampak.
”Saat tim TRC BPBD tiba di lokasi, kami langsung mendistribusikan logistik masa darurat berupa 50 sak beras, 48 liter minyak goreng, dan 1 kotak sarden,” ujar T. Ronald Nehdiansyah Selasa (16/6/2026) sore

Ronald menjelaskan, penyaluran bantuan logistik ini sengaja dilakukan dengan cepat guna memperkuat cadangan pangan masyarakat setempat. Langkah antisipasi ini dinilai penting mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu banjir susulan di wilayah Gampong Alue Keumuneng.
Meski genangan di permukiman warga telah hilang, BPBD Aceh Barat tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Berdasarkan hasil pantauan terkini di lapangan, debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla dilaporkan terus mengalami peningkatan.
Sebagai informasi, DAS Krueng Woyla terafiliasi langsung dengan beberapa gampong di sekitar Alue Keumuneng. Jika curah hujan kembali tinggi di area hulu, luapan sungai sewaktu-waktu dapat kembali mengancam wilayah dataran rendah di sekitarnya.
”Kami terus memonitor pergerakan debit air DAS Krueng Woyla dan meminta warga yang berada di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada dan siap siaga,” pungkas Ronald.
(Almanudar)







