Bangun Karakter dan Gotong Royong, Lapas Narkotika Karang Intan Sambut Ramadhan dengan Kerja Bakti

Karang Intan, Metrozone.net

Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan tempat ibadah dan fasilitas umum, Senin (16/02). Kegiatan ini melibatkan Petugas serta Warga Binaan sebagai bagian dari aksi sosial dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

Sejak pagi hari, suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Petugas dan warga binaan bahu-membahu membersihkan area tempat ibadah, halaman sekitar, hingga fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dengan penuh semangat, mereka menyapu, mengepel, merapikan, hingga memastikan lingkungan terlihat bersih dan nyaman menjelang bulan penuh berkah.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan momentum pembinaan karakter serta penanaman nilai kepedulian sosial.

“Ramadhan adalah bulan suci yang mengajarkan kita tentang kebersihan hati, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan agar warga binaan memiliki rasa tanggung jawab sosial dan semangat gotong royong,” ujar Yugo.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi sarana membangun citra positif pemasyarakatan sekaligus mempererat hubungan antara Lapas dan Masyarakat sekitar.

Salah satu petugas yang terlibat, Wira, mengungkapkan bahwa kebersamaan dalam kerja bakti ini menghadirkan suasana berbeda dan penuh makna.

“Kami bekerja Bersama, ada rasa bangga karena bisa ikut berkontribusi langsung untuk masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini menjadi amal kebaikan menjelang Ramadhan,” tutur Wira.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Aspi, menyampaikan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan sosial tersebut.

“Saya merasa dipercaya bisa ikut kegiatan ini. Membersihkan tempat ibadah menjelang Ramadan membuat saya merenung dan ingin menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga mendorong kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. (ysf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *