Banyuwangi, Metrozone.net- Jarum jam baru menunjuk pukul 07.00 WIB ketika barisan prajurit berseragam dinas lapangan sudah berdiri tegak dalam formasi apel di pelataran Masjid Nurul Islam, Dusun Krajan, Desa Songgon, Selasa (12/5/2026).
Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, melangkah ke hadapan barisan dengan wibawa penuh. Ini bukan sekadar apel pagi biasa ini adalah pemanasan sebelum medan pengabdian dibuka kembali untuk hari yang kedua. Kegiatan Karya Bakti TNI Kodim 0825/Banyuwangi resmi memasuki babak lanjutan: renovasi total Masjid Nurul Islam, rumah ibadah yang menjadi nadi spiritual masyarakat Krajan.
Tak datang sendiri, Kapten Kav Andoko hadir bersama seluruh anggota Koramil 0825/20 Songgon yang solid. Diperkuat pula oleh Pelda Arif selaku Bati Bakti TNI dari Staf Ter Kodim 0825, serta jajaran Koramil dari lima wilayah tetangga Srono, Rogojampi, Singojuruh, Kabat, dan Sempu. Sebuah konsolidasi kekuatan yang menunjukkan bahwa kerja gotong-royong ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata doktrin TNI yang mengakar kemanunggalan TNI dan rakyat.
Warga Dusun Krajan sendiri tak mau kalah; mereka bahu-membahu turun tangan, menjadikan gaung palu dan gemuruh renovasi sebagai simfoni kebersamaan.
Usai apel pembuka yang khidmat, seluruh personel langsung berpencar sesuai pembagian tugas. Suara gergaji membelah kayu, debu semen mengepul tipis, dan tawa riang sesekali pecah di sela-sela keringat yang mengucur menggambarkan suasana kerja yang bersemangat namun tertib di bawah komando sang Danramil. Kapten Kav Andoko tidak sekadar memantau dari jauh
ia terjun langsung mengawasi ritme pekerjaan, memastikan setiap sudut renovasi berjalan sesuai rencana. Hari kedua ini berlangsung lancar, aman, dan tanpa halangan — sebuah capaian yang menegaskan kematangan koordinasi antara TNI dan warga sipil dalam satu medan yang sama.
Kegiatan Karya Bakti TNI ini bukan hanya soal bata, pasir, dan cat tembok. Ia adalah pesan keras yang dikirim ke publik: TNI hadir bukan hanya saat sirene bahaya berbunyi, tetapi juga saat adzan berkumandang dan masjid butuh uluran tangan.
Di Dusun Krajan, di bawah pimpinan Kapten Kav Andoko, sebuah masjid sedang dilahirkan kembali bukan sekadar bangunan fisik, melainkan monumen hidup dari kepercayaan rakyat kepada institusi yang mereka cintai. Renovasi Masjid Nurul Islam terus bergerak maju, dan langkah berikutnya sudah dinantikan.
Editor: 5093N9







