Bahayakan Pengguna Jalan, Titik Rawan Amblas Jawi–Sipot Mulai Ditangani PUPR Aceh Barat

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani ancaman keterisolasian warga di wilayah pedalaman. Pihak dinas mulai memacu pembangunan serta rehabilitasi fisik pada titik rawan amblas ruas jalan lintasan Jawi – Sipot titik 2, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.

​Langkah ini diambil guna mengantisipasi gerusan longsoran badan jalan yang kian meluas. Tingginya intensitas hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan tersebut dalam beberapa waktu terakhir memperparah keretakan struktur tanah, sehingga dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

​Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengungkapkan bahwa kondisi geografis di lokasi pengerjaan membutuhkan penanganan konstruksi yang sangat ekstra. Tanpa adanya pembatas atau dinding penahan (tanggul) yang kokoh, akses transportasi warga terancam putus total.

​”Kondisi saat ini longsor badan jalan di ruas Jawi – Sipot khususnya di titik 2 cukup parah. Kalau tidak cepat ditangani, longsornya akan semakin melebar. Apalagi sisi kiri dan kanan badan jalan diapit oleh jurang yang sangat terjal,” ujar Beni Hardi saat memberikan keterangan, Rabu (10/9/2026).

Beni menjelaskan ​pembangunan dinding penahan tanah (tanggul) ini dirancang khusus untuk menopang struktur tebing agar erosi susulan tidak terus mengikis sisa badan jalan yang masih bertahan.

​Pekerjaan fisik konstruksi di titik longsor tersebut, kata Beni, saat ini telah resmi dimulai yang dikerjakan oleh rekanan CV Adhie Jaya Duana dengan nilai kontrak sebesar Rp732.700.000,- sumber Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026 dan sesuai kontrak proyek ini ditargetkan selesai di bulan Desember 2026.

​Beni menegaskan, pihaknya dari jajaran Dinas PUPR Aceh Barat akan terus melakukan pengawasan ketat site supervision di lapangan guna memastikan kualitas material dan spesifikasi bangunan penahan longsor sesuai dengan standar keamanan.

​Mengingat ruas Jawi – Sipot merupakan akses vital mobilitas warga di Kecamatan Sungai Mas, percepatan pemulihan jalur ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

​”Sesuai kontrak kerja, jika tidak ada kendala cuaca ekstrem maupun hambatan berat di lapangan, proyek ini kita targetkan rampung penuh pada bulan Desember 2026. Kami sangat mengharapkan dukungan penuh serta doa dari seluruh elemen masyarakat agar pengerjaan rehabilitasi tanggul ini dapat berjalan lancar tanpa kendala,” tambah Beni.

​”Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan mobilitas yang mungkin terganggu selama alat berat dan material bekerja di lokasi,” ungkapnya

“Warga dan para pengguna jalan yang melintas di imbau untuk ekstra waspada, mengendalikan kecepatan kendaraan, serta mematuhi arahan petunjuk lalu lintas di sekitar area proyek demi keselamatan bersama,” demikian Beni

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *