Babinsa Koramil Songgon Selamatkan 2 Mahasiswa Poliwangi yang Tersesat di Jurang Air Terjun

Banyuwangi, Metrozone.net- Dini hari mencekam menyelimuti Kampung Dani, Dusun Lider, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, saat jarum jam menunjuk pukul 01.30 WIB, Jumat (17/4/2026).

Di bawah gelap gulita hutan lereng Gunung Raung, tim gabungan yang dipimpin Batituud Koramil 0825/20 Songgon, Zainul Arifin, bersama Babinsa Desa Sumberarum Serka Edy Mulyono, berhasil mengevakuasi dua mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) yang tersesat selama hampir sembilan jam di kawasan wisata Air Terjun Lider.

Kedua korban yang ditemukan dalam kondisi kelelahan di aliran sungai sekira 1 km dari parkiran wisata itu adalah Achmad Zuhdi Al Hafidz (20) dan Mutiara Ramadani (20), keduanya warga Kabupaten Banyuwangi.

Petaka bermula pada Kamis (16/4/2026) pukul 15.00 WIB, ketika kedua muda-mudi tersebut tiba di Dusun Bejong dengan niat berwisata ke Air Terjun Lider. Ibu Kepala Dusun Bejong telah memperingatkan agar mereka tidak melanjutkan perjalanan lantaran hari sudah sore, namun peringatan itu diabaikan.

Keduanya tetap melaju hingga area parkiran wisata pada pukul 16.30 WIB. Dalam perjalanan menanjak menuju air terjun, Mutiara tak kuat melanjutkan, lalu ditinggal oleh Zuhdi yang meneruskan perjalanan seorang diri. Menit demi menit berlalu, menjelang malam Zuhdi tak kunjung kembali. Mutiara yang panik kemudian turun sendiri ke perkampungan Dani dan meminta tolong warga setempat.

Pada pukul 23.30 WIB, setelah pencarian panjang diiringi ketegangan, Zuhdi akhirnya ditemukan di tepi aliran sungai dalam kondisi selamat namun sangat kelelahan.

Proses evakuasi berjalan penuh keringat dan koordinasi cepat. Batituud Zainul Arifin bersama Serka Edy Mulyono, didampingi tokoh masyarakat Pak Darmanto, Kepala Dusun Lider Bapak Sutiyono, serta warga Dusun Bejong dan Dusun Lider, bergerak senyap menyisir medan malam yang terjal dan licin.

Kerja sama militer-sipil yang solid menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan tersebut. Korban kemudian dibawa ke Dusun Bejong dan pada pukul 01.30 WIB, keduanya resmi diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh ibu korban, Ibu Umi Zuraida, dengan kondisi aman dan tidak mengalami cedera serius.

Kutipan Komandan:

“Anggota kami bertindak cepat dan sigap begitu laporan masuk. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat tidak ada waktu yang salah untuk menolong masyarakat yang membutuhkan.

Kami mengapresiasi seluruh warga Dusun Bejong dan Dusun Lider yang turut bahu-membahu dalam proses evakuasi ini. Namun kami juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh wisatawan: patuhi saran petugas dan warga setempat, jangan memaksakan perjalanan ke lokasi wisata alam saat hari sudah sore atau cuaca tidak mendukung, demi keselamatan bersama.”

Kapten Kavaleri Andoko, Danramil 0825/20 Songgon:

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para wisatawan yang kerap meremehkan batas waktu dan kondisi medan di kawasan wisata alam pegunungan. Air Terjun Lider, yang berada di lereng Gunung Raung, menyimpan keindahan sekaligus bahaya yang tidak boleh dianggap sepele.

Koramil 0825/20 Songgon menegaskan kesiapannya untuk terus hadir melindungi masyarakat, seraya mendorong pengelola wisata dan pemerintah desa untuk memperkuat sistem peringatan dini dan pengawasan pengunjung guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berlangsung tertib, lancar, dan aman.

Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *