Babinsa Koramil 0825/17 Muncar Hadiri Tasyakuran Hasil Laut dan Hasil Bumi di Panorama Kili Kili

Banyuwangi, Metrozone.net- Dalam rangka mempererat hubungan antara masyarakat dengan alam serta melestarikan tradisi lokal, Babinsa Desa Wringinputih Koramil 0825/17 Muncar, Serda Romario, menghadiri kegiatan Tasyakuran Hasil Laut dan Hasil Bumi yang digelar di kawasan wisata Panorama Kili Kili, Teluk Pangpang, Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi,(05/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri oleh tokoh agama KH. Imam Nawawi, perangkat kewilayahan, perwakilan Balai Taman Nasional Alas Purwo, Dinas Perikanan, BP3 Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Baret, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, para Ketua RT/RW, serta masyarakat Dusun Tegalpare.

Rangkaian acara diawali dengan arak-arakan sesaji dari sekretariat menuju Dermaga Panorama Kili Kili, dilanjutkan pembukaan dan doa bersama. Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi larung sesaji di perairan Teluk Pangpang sebagai simbol ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil laut dan hasil bumi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan hiburan rakyat yang berlangsung penuh kebersamaan.

Tradisi tasyakuran yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan Suro tersebut merupakan warisan budaya masyarakat pesisir yang hingga kini terus dijaga. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan kawasan konservasi.

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Wringinputih Serda Romario mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian sumber daya alam agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang. Kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pembinaan teritorial dalam mendukung pelestarian budaya, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga kondusivitas wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat kewilayahan diharapkan terus terjalin dalam menjaga tradisi, melestarikan lingkungan, serta mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *