Asesmen Warga Binaan, Lapas Narkotika Karang Intan Siapkan Pembinaan yang Lebih Terarah

Berita31 Dilihat

Karang Intan, Metrozone.net –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi dengan melaksanakan asesmen bagi warga binaan, Selasa (6/10/2026). Asesor melakukan skrining kesehatan serta mendata minat dan bakat, keahlian, dan tingkat risiko setiap warga binaan untuk menentukan kebutuhan pembinaan.

Pelaksanaan asesmen melibatkan warga binaan berusia 20 hingga 40 tahun. Apabila jumlah peserta pada rentang usia tersebut belum memenuhi kebutuhan program, Lapas dapat melibatkan warga binaan hingga usia 45 tahun. Ketentuan ini membantu Lapas memperoleh data yang lebih lengkap mengenai kondisi, kemampuan, dan potensi warga binaan sebagai bahan dalam menentukan arah pembinaan.

Kasi Binadik Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Fitrian Noor, menjelaskan bahwa pelaksanaan asesmen tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi. Melalui asesmen, Lapas mengumpulkan data pendukung mengenai kondisi kesehatan, minat dan bakat, keahlian, serta tingkat risiko warga binaan untuk menentukan kebutuhan pembinaan yang sesuai.

“Asesmen ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Kami menggali kondisi kesehatan, minat dan bakat, keahlian, serta tingkat risiko warga binaan agar pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pada asesmen kali ini, kami juga melihat potensi yang dapat dikembangkan dalam bidang ketahanan pangan, khususnya pertanian dan perikanan,” jelas Fitrian.

Asesor melaksanakan asesmen melalui wawancara, skrining kesehatan, pendataan minat dan bakat, serta penilaian risiko. Petugas menggali informasi secara langsung untuk mengenali kemampuan yang telah dimiliki, bidang yang diminati, serta kebutuhan pengembangan keterampilan warga binaan.

Hasil asesmen menjadi data pendukung bagi Lapas dalam menentukan bentuk pembinaan yang sesuai. Pada pelaksanaan kali ini, petugas turut memetakan potensi warga binaan pada bidang ketahanan pangan, khususnya pertanian dan perikanan. Pemetaan tersebut memberikan gambaran mengenai bidang keterampilan yang dapat dikembangkan melalui kegiatan produktif selama menjalani pembinaan.

Salah seorang warga binaan berinisial RM menyambut baik pelaksanaan asesmen tersebut. Menurutnya, proses penggalian minat dan kemampuan memberikan kesempatan untuk mengenali bidang yang dapat dikembangkan selama menjalani pembinaan.

“Menurut saya, asesmen ini membantu kami mengetahui kemampuan dan minat yang dapat dikembangkan. Saya tertarik mempelajari keterampilan di bidang pertanian dan perikanan karena ilmu tersebut dapat saya manfaatkan selama mengikuti pembinaan dan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap RM.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggunakan hasil asesmen sebagai data pendukung dalam menentukan arah pembinaan warga binaan. Dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan, kemampuan, minat, dan tingkat risiko, petugas dapat menyesuaikan pembinaan dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.

Melalui Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengetahuan, memperbaiki diri, dan mengembangkan keterampilan. Pengembangan kemampuan di bidang pertanian dan perikanan juga dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat untuk menjalani kegiatan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pelaksanaan asesmen menjadi salah satu langkah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menyiapkan pembinaan berdasarkan kondisi dan potensi warga binaan. Melalui pembinaan yang terarah, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan kemampuan, meningkatkan kemandirian, serta memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *