MEULABOH (Metrozone.net) – Kompleks sekolah Muhammadiyah Meulaboh yang menaungi TK, SMPS, dan SMAS disatroni kawanan pencuri selama hampir empat malam berturut-turut dan hal ini sangat meresahkan pihak sekolah. Pelaku tidak hanya mengincar fasilitas di dalam ruangan, tetapi juga menggasak material bangunan sekolah.
Aksi pencurian ini berdampak serius pada operasional dan kenyamanan lingkungan sekolah. Barang-barang yang raib digondol pelaku antara lain kabel listrik di beberapa ruang kelas, meteran listrik yang dicopot secara paksa, hingga rangka baja yang disiapkan untuk proyek pembangunan fasilitas sekolah turut diambil. Tak hanya melancarkan aksinya pada malam hari, pelaku diduga beraksi sangat nekat dengan mengambil besi dan rangka baja pada sore hari saat sekolah dalam keadaan kosong.
Plt Kepala SMPS Muhammadiyah Meulaboh, Dra. Ratna Juita, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah yang berulang kali menimpa lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut. Menurutnya, hilangnya kabel dan meteran listrik sangat mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM) serta operasional harian sekolah.
”Aksi pencurian beruntun ini benar-benar sangat meresahkan dan merugikan kami. Pencopotan meteran serta pemotongan kabel listrik membuat arus listrik ke beberapa ruang kelas terputus, sehingga aktivitas pembelajaran anak-anak dan administrasi sekolah ikut terganggu. Selain itu, material rangka baja yang dicuri padahal sangat kami butuhkan untuk melanjutkan pembangunan fasilitas sekolah,” ujar Ratna Juita dengan nada prihatin, Selasa (15/9/2026).
Ratna menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melaporkan insiden ini secara resmi kepada pihak kepolisian dan berharap kasus ini segera terungkap.
”Laporan resmi sudah kami sampaikan ke kepolisian Polres Aceh Barat pada hari Minggu kemarin. Ratna merincikan akibat kejadian ini total kerugian barang milik sekolah yang dicuri kami taksir mencapai hampir Rp10 juta,” jelasnya.
Pihak sekolah menduga kuat bahwa rangkaian aksi pencurian yang terjadi dalam kurun waktu singkat ini dilakukan oleh pelaku atau kelompok yang sama lantaran memiliki pola dan sasaran yang serupa.
”Kami minta dan sangat berharap pihak kepolisian dapat bergerak cepat untuk menangkap pelaku. Dilihat dari pola aksinya yang begitu berani berulang kali masuk selama empat malam berturut-turut, bahkan terang-terangan beraksi di sore hari, kami sangat curiga pelakunya adalah orang yang sama.
“Jika pelakunya tidak segera ditangkap, kami khawatir pelaku akan kembali beraksi dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tambahnya
Saat ini, kasus pencurian beruntun di kompleks sekolah Muhammadiyah Meulaboh tersebut sudah kami laporkan secara resmi ke pihak Polres Aceh Barat dan berharap telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat guna proses penyelidikan lebih lanjut serta pemburuan terhadap pelaku,” pungkas Ratna
Penulis: Almanudar







