Selamatkan Generasi Muda, MAKI Jatim Gaungkan Gerakan Sekolah Anti-Bullying

Berita24 Dilihat

Banyuwangi, Metrozone.net- Kepedulian terhadap masa depan generasi muda mendorong Lembaga Swadaya Masyarakat Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (LSM MAKI) Jawa Timur menggaungkan gerakan Sekolah Anti-Bullying. Gerakan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak sekaligus upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan pemerintah, untuk bersama-sama memerangi segala bentuk tindakan bullying di lingkungan pendidikan.

“Ini semata-mata merupakan bentuk kepedulian MAKI Jatim kepada anak-anak generasi penerus bangsa. Kami ingin memastikan bahwa dalam proses mengejar cita-cita merek mendapatkan perlindungan dari seluruh insan terutama dari lingkungan terdekatnya, terutama teman di sekolah. Jangan sampai sekolah yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu, membangun karakter dan merajut masa depan justru berubah menjadi ruang yang menghadirkan ketakutan, tekanan serta luka psikologis bagi anak-anak, “ujar Heru.

Menurutnya, perundungan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa atau sekadar candaan antarsiswa. Sebab, tindakan bullying dapat meninggalkan dampak serius bagi korban, mulai dari hilangnya rasa percaya diri, tekanan psikologis, hingga terganggunya proses belajar.

Gerakan Sekolah Anti-Bullying diharapkan mampu membangun kesadaran seluruh peserta didik agar saling menghormati, menghargai perbedaan, serta tidak melakukan tindakan intimidasi, baik secara fisik, verbal maupun melalui media sosial.

MAKI Jatim juga mendorong setiap sekolah agar memiliki kepedulian dan mekanisme penanganan yang jelas terhadap laporan perundungan. Korban harus mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta perhatian yang layak.

Pendidikan bukan hanya tentang mencetak siswa berprestasi secara akademis, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan kepedulian sosial. Karena itu, lingkungan sekolah harus benar-benar menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Gerakan ini menjadi pengingat bahwa menyelamatkan generasi muda bukan hanya tugas guru dan orang tua, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

MAKI JATIM: STOP BULLYING! SELAMATKAN GENERASI MUDA, WUJUDKAN SEKOLAH AMAN DAN RAMAH ANAK.

Pewarta: C133N
Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *