Atap Plafon SDN Paya Peunaga Ambruk, Komite Sekolah Desak Disdikbud Aceh Barat Turun Tangan

Daerah53 Dilihat

MEULABOH (Metrozone.net) — Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Paya Peunaga di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, menuai keprihatinan mendalam akibat kerusakan parah pada bagian atap plafon yang telah ambruk dan keropos. Situasi ini tidak hanya mengancam keamanan, tetapi juga merusak kenyamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

​Kerusakan kian parah ketika hujan turun. Pihak sekolah terpaksa menggunakan ember untuk menampung air hujan yang merembes dari atap, sementara petugas kebersihan harus siaga membersihkan genangan air di lantai agar tidak meluber ke ruangan.

​”Kondisi ambruknya atap plafon sudah lama, terutama di depan ruang dewan guru dan beberapa ruangan. Kami terpaksa menampung air hujan dengan ember. Kalau hujan deras, air mengenangi lantai karena tidak mampu menampung, dan petugas cleaning service harus siaga untuk membersihkan air yang mengenang di lantai,” ujar Kepala SDN Paya Peunaga, Safriati, S.Pd., Sabtu (10/10/2026).

​Safriati mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah melaporkan kerusakan ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat, baik secara tertulis maupun lisan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan perbaikan akan direalisasikan.

​Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak dapat menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai rehabilitasi atap plafon dan seng yang bocor tersebut karena terbentur oleh aturan penggunaan anggaran.

​Hal senada disampaikan oleh Ketua Komite SDN Paya Peunaga, Almanudar. Ia membenarkan bahwa kerusakan atap plafon tersebut telah berlangsung lama tanpa adanya penanganan dari Dinas Pendidikan.

Menurutnya, laporan terkait kerusakan ini sudah sering disampaikan kepada pejabat dinas terkait, tetapi belum membuahkan hasil.

​”Kami sudah berulang kali melaporkan kondisi atap plafon yang ambruk dan keropos kepada kepala dinas sebelumnya, namun saat ini belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki,” ujarnya

Kami sangat berharap agar pihak dinas segera merehabilitasi atap plafon sekolah karena kondisi sudah sangat memprihatinkan. Saat hujan turun, air merembes di lantai ruangan dan hal ini membuat suasana sekolah tidak nyaman,” pungkas Almanudar.

​Pihak sekolah bersama komite kini sangat mengharapkan perhatian dan langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pendidikan agar bangunan sekolah segera direhabilitasi demi keselamatan dan kenyamanan para siswa dalam menuntut ilmu.
​(*)

​Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *