Proyek Rekonstruksi Jalan Piagam Jakarta Rp.5,39 Miliar Berjalan, Namun Kualitas Konstruksi Dipertanyakan Masyarakat

Blog72 Dilihat

METROZONE.NET —

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang sedang melaksanakan rekonstruksi Jalan Piagam Jakarta, Kota Metro, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Jalan Tahun Anggaran 2026. Proyek ini bernilai kontrak Rp5.390.631.485, dikerjakan oleh PT. Juggernaut Aetranus Konstruksi dalam jangka waktu 150 hari kalender.

Program ini disambut baik dan diapresiasi oleh elemen masyarakat. Selama ini, perbaikan jalan tersebut memang sangat diharapkan warga guna menunjang kelancaran dan kenyamanan mobilitas serta aktivitas sehari-hari.

Namun di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan harapan agar mutu dan kualitas pembangunan tidak diabaikan, terlebih mengingat nilai anggaran yang cukup besar.

Gusti Ketua Tim Investigasi dari LSM TOPAN-RI, DPW Lampung, menyampaikan hasil pemantauan timnya di lapangan menunjukkan adanya hal yang patut mendapat perhatian serius.

“Berdasarkan hasil monitoring dan investigasi di lapangan, kami mendapati lapisan dasar konstruksi jalan Rigit beton tersebut  terbidik pada retak-retak dan pecah seribu,begitu pula Spesivikasi pembesianya ,

Hal ini mengindikasikan mutu dan kualitas konstruksi patut dipertanyakan,” ungkap nya kepada jejaring media ini,.

Oleh karena itu, sebelum pekerjaan dinyatakan selesai sepenuhnya, pihaknya meminta tim teknis, konsultan pengawas, dan Dinas PUPR Kota Metro untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap spesifikasi teknis dan pelaksanaan konstruksi pada Proyek terebut.

“Kami berharap evaluasi dilakukan secara objektif guna menjamin kualitas pembangunan dan meminimalisir potensi kerugian negara di masa mendatang.

Pembangunan harus kuat dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pekerjaan masih berlangsung.

Pemerintah Kota Metro sebelumnya berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi kenyamanan serta keamanan pengguna jalan.

Masyarakat berharap temuan ini menjadi perhatian bersama agar hasil akhir proyek benar-benar berkualitas dan layak digunakan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *