PANGKALPINANG — Antrean kendaraan di SPBU Kampung Opas, Pangkalpinang, masih menjadi perhatian masyarakat. Pihak SPBU menyebut salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurai antrean adalah menambah jumlah operator pada jalur pengisian kendaraan roda empat.
Pengawas SPBU Kp Opas, Jihan, mengatakan penambahan operator dilakukan agar proses pengisian BBM dapat berlangsung lebih cepat.
“Kalau dari SPBU kami paling operatornya itu ditambah kalau di bagian mobil. Biasanya kan satu orang, ini jadi dua orang. Jadi untuk pengisian lebih cepat,” kata Jihan saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, dari sisi kuota BBM, pasokan untuk SPBU tersebut masih aman.
“Kalau kuota aman selalu,” ujarnya.
Meski demikian, Jihan mengakui persoalan antrean tetap dapat terjadi, terutama ketika kendaraan yang mengantre sudah memanjang hingga keluar area pagar SPBU.
“Kalau kendala paling antrean macet sih, kalau sudah sampai luar pagar,” katanya.
Untuk membantu mengatur kondisi tersebut, pihak SPBU menyiapkan marshal yang bertugas membantu mengatur antrean ketika terjadi kepadatan.
Jihan berharap pelayanan pengisian BBM di SPBU tersebut tetap berjalan stabil sehingga antrean dapat dikendalikan.
“Harapan untuk pengisian tetap stabil, antrean aman, tidak ada kendala,” ujarnya.
Warga yang berpakaian PNS Keluhkan Antrean Berjam-jam
Di sisi lain, seorang warga yang ditemui saat mengantre berharap kondisi antrean BBM dapat kembali normal. Ia mengaku waktu tunggu yang mencapai berjam-jam mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Harapannya normal lah. Minimal kalau memang harus ngantre paling 15 menit. Ini kan sampai berjam-jam kayak gini mengganggu waktu aktivitas kita. Harapannya pemerintah memperhatikan ini,” katanya.
Ketika ditanya mengenai pilihan membeli BBM di toko eceran, warga tersebut mengatakan hal itu dilakukan hanya ketika terpaksa karena harga yang lebih mahal.
Meski pihak SPBU menyatakan kuota aman dan melakukan penambahan operator untuk mempercepat pelayanan, kondisi di lapangan menunjukkan antrean masih dapat memanjang hingga keluar pagar. Warga pun berharap distribusi dan pelayanan BBM semakin stabil agar waktu tunggu di SPBU tidak kembali berlangsung berjam-jam.





