Jember, Metrozone.net– Menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 dan mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar razia kamar hunian serta tes urine bagi pegawai dan warga binaan, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Jember dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Zero Halinar), sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Razia dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, diikuti pejabat struktural, staf, regu pengamanan, beserta personel dari Kodim 0824/JBR dan Polres Jember. Petugas melaksanakan pemeriksaan secara cermat dan menyeluruh, baik terhadap badan warga binaan maupun kamar hunian. Setiap sudut kamar diperiksa dengan teliti, mulai dari tempat tidur, lemari penyimpanan, hingga barang-barang pribadi warga binaan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian, seperti barang-barang yang berpotensi disalahgunakan. Namun demikian, tidak ditemukan barang terlarang seperti: handphone dan narkoba. Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan dan didata, untuk selanjutnya akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagai langkah penguatan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap pegawai dan warga binaan yang dipilih secara acak. Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Kesehatan Lapas Jember bersama Tim dari Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Jember.
Kegiatan ini sebagai bentuk deteksi dini sekaligus komitmen seluruh jajaran dalam rangka mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dari hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan kepada pegawai dan warga binaan, seluruhnya menunjukkan hasil : “Negatif”.
Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif untuk memastikan Lapas tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami akan terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan serta gencar melakukan penertiban terhadap adanya barang-barang larangan, guna mewujudkan ZERO HALINAR (Hanphone, Pungli, dan Narkoba) di Lapas Jember,” tegas Kalapas.
Perwakilan dari Polres Jember, Ipda Yudi Tri, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“Sinergi antara Lapas, TNI, dan Polri dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini,” ujarnya.
Selain itu, Kalapas juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi peraturan, menjaga kebersihan kamar hunian, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Lapas Jember diharapkan menjadi tempat pembinaan yang lebih baik bagi warga binaan selama menjalani masa pidana, sekaligus meminimalisir potensi gangguan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Editor: 5093N9












