Wabup Raja Sayang Buka Musrenbang Beutong Ateuh Banggalang, Tekankan Sinergi dan Kualitas Usulan

Suka Makmue (METROZONE.net) – Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya, Raja Sayang, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang berlangsung di Aula Kantor Camat setempat, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Nagan Raya Tahun Anggaran 2027, yang bertujuan menjaring aspirasi serta usulan prioritas pembangunan dari tingkat kecamatan.

Musrenbang ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Muspika, para keuchik, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Dalam sambutannya, Wabup Raja Sayang menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan program prioritas daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat gampong dan kecamatan,” ujar Raja Sayang.

Melalui forum tersebut, ia mengharapkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan tiga kegiatan prioritas kecamatan yang bersifat strategis dan lintas desa atau gampong.

“Usulan kegiatan diharapkan tidak bersifat rutin semata, tetapi mampu menjadi daya ungkit pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” sebut Raja Sayang.

“Perlu kami tekankan bahwa kualitas usulan jauh lebih penting daripada kuantitas,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Beutong Ateuh Banggalang, Zulkifli, S.Kep., dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan bertujuan membahas dan menyepakati program serta kegiatan yang merupakan hasil Musrenbang tingkat gampong untuk ditetapkan sebagai prioritas di tingkat kecamatan.

Selain itu, forum tersebut juga membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan yang belum terakomodasi pada Musrenbang gampong.

“Peserta Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2026 merupakan delegasi dari setiap gampong yang terdiri atas unsur keuchik, ketua tuha peut, serta unsur terkait lainnya,” ungkapnya.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *