Aceh Barat (Metrozone.net) – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digalakkan jajaran TNI AD di wilayah. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 09/Samatiga Kodim 0105/Aceh Barat, Serda Haswin Pranoto, yang turun langsung ke sawah membantu petani mengolah lahan di Desa Pinem, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (6/6/2026).
Sejak pagi, Serda Haswin Pranoto sudah berada di areal persawahan milik warga binaannya. Dengan mengenakan rompi dan sepatu boot, ia tak segan menceburkan diri ke lumpur bersama petani. Tampak dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan petani saling bahu-membahu meratakan lahan sawah menggunakan alat tradisional berupa cangkul. Kegiatan pengolahan lahan ini merupakan tahapan awal sebelum masa tanam padi dimulai.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat, serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Sebagai Babinsa, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat ada masalah, tapi juga saat warga bekerja. Apalagi ini menyangkut ketahanan pangan yang menjadi program prioritas. Kalau sawah petani produktif, kesejahteraan meningkat dan desa juga akan kuat,” ungkap Serda Haswin Pranoto di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa Koramil 09/Samatiga secara rutin menerjunkan para Babinsa untuk melakukan pendampingan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Hal ini sesuai dengan arahan Komando Atas untuk mewujudkan swasembada pangan di wilayah.
Sementara itu, para petani Desa Pinem mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi kepedulian Babinsa. “Kami senang sekali Pak Babinsa mau turun langsung ke sawah. Beliau tidak canggung kena lumpur bareng kami. Adanya Pak Haswin bikin kerja lebih cepat selesai dan kami jadi lebih semangat,” ujar Pak Idris, salah satu petani yang lahannya dibantu.
Pak Idris berharap sinergi antara petani dan Babinsa ini terus terjalin agar hasil panen ke depan semakin meningkat. Dengan luas lahan sawah di Desa Pinem yang cukup potensial, pendampingan intensif dari aparat teritorial diyakini dapat mengoptimalkan produktivitas pertanian.
Danramil 09/Samatiga Kapten Inf Desman secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan anggotanya merupakan implementasi dari perintah harian Kasad dan komitmen TNI AD untuk selalu manunggal dengan rakyat. “Babinsa adalah ujung tombak satuan kewilayahan. Kami tekankan agar mereka aktif membantu kesulitan rakyat, termasuk di sektor pertanian. Ini bukti TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” tegasnya.
Kegiatan pendampingan ketahanan pangan oleh Babinsa Koramil 09/Samatiga ini akan terus berlanjut di seluruh desa binaan, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
(Almanudar)













