Meulaboh (Metrozone.net) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat telah merampungkan rehabilitasi atau penanganan sementara jembatan penghubung antara Gampong Pasi Mesjid dan Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk melindungi struktur utama jembatan dari ancaman kerusakan yang lebih parah.
Kondisi jembatan tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan signifikan pada bagian abutmen akibat longsoran baru. Jika dibiarkan, arus sungai yang meningkat sewaktu-waktu dikhawatirkan akan menggerus fondasi jembatan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas PUPR telah menyelesaikan beberapa item pekerjaan utama, di antaranya pembangunan talud yang berfungsi sebagai penahan tanah agar longsoran tidak merembet ke struktur bawah.
Selain itu juga dilakukan perbaikan pada oprit sebagai akses jalan pendekat menuju badan jembatan serta perbaikan bahu jalan untuk memastikan sisi jalan stabil dan aman bagi pengendara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini bersifat penanganan sementara namun krusial. Tujuan utamanya adalah memberikan perlindungan pada struktur bawah jembatan agar tetap kokoh sembari menunggu realisasi perbaikan permanen.
”Langkah perbaikan sementara ini dilakukan agar longsoran tidak merembet dan menggerus abutmen bila terjadi peningkatan arus sungai. Ini adalah bentuk perlindungan struktur bawah jembatan,” ujar Beni Hardi, Jumat (24/4/2026).
Beni menambahkan bahwa untuk perbaikan permanen, pihaknya telah mengusulkan anggaran melalui dana Rehab-Rekon Pascabencana melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diperkuat dengan telah dilakukan survei lapangan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh beberapa bulan lalu untuk melihat tingkat kerusakan pada jembatan tersebut
“Dengan tuntasnya pekerjaan oprit, bahu jalan dan talud jembatan ini, aksesibilitas warga di Kecamatan Meureubo dipastikan tetap terjaga, sekaligus meminimalisir risiko kerusakan struktur jembatan akibat faktor alam,” ungkap Beni
Kami berharap dengan telah selesainya penanganan sementara ini dapat memberi kenyamanan bagi warga yang melintas sambil menunggu perbaikan permanen oleh pemerintah pusat,” tutupnya
Penulis; Almanudar






