Meulaboh (METROZONE.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat terus memacu perbaikan ruas jalan Jambak-Sikundo kecamatan Pante Ceureumen yang putus pasca bencana banjir yang terjadi 26 November 2025 lalu.
Berdasarkan laporan dari Dinas PUPR Aceh Barat, dari 4 titik ruas jalan yang putus, sampai saat ini 2 titik yang mengalami kerusakan berat sudah selesai dilakukan penanganan dan sudah bisa dilalui oleh kenderaan dan aktifitas masyarakat setempat.
Alhamdulillah, 2 titik dari 4 titik ruas jalan penghubung desa Jambak-Sikundo sudah ditangani secara darurat dengan membuat bodi jalan baru agar bisa dilintasi kendaraan dan digunakan oleh masyarakat setempat,” kata Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, Minggu (18/1-2026)
Beni menyebutkan sesuai arahan dari Bupati Aceh Barat pihaknya terus mempercepat penanganan akses jalan menuju desa terisolir di Sikundo yang terputus akibat bencana Hidrometeorologi yang terjadi November 2025 lalu.
Untuk percepatan proses penanganan ruas jalan penghubung Jambak-Sikundo, pihaknya mengerahkan tiga unit alat berat, dua dari dinas PUPR dan satu lagi dari swadaya masyarakat milik koperasi setempat,” kata Beni
Walaupun penuh tantangan akibat medan extrem, namun berkat kolaborasi dengan semua pihak termasuk dalam hal ini masyarakat setempat, akses jalan penghubung desa Jambak-Sikundo yang mengalami kerusakan 4 titik dapat kita pulihkan secara perlahan-lahan.
Beni mengatakan bahwa setelah dua titik selesai ditangani, tim dilapangan saat ini sedang bekerja untuk titik 3 dan empat untuk bisa tembus ke desa Sikundo yang sampai saat ini masih terisolasi.
“Target kita satu dan dua minggu kedepan akses jalan menuju Sikundo dapat pulih sepenuhnya, karena saat ini tim dilapangan terus bekerja dan apagai ada bantuan alat berat dari TNI AD berupa satu unit Buldozer dan 2 unit alat berat excavator serta dua dum truk, guna mendukung percepatan pemulihan akses jalur vital mobilitas masyarakat pasca bencana,” kata Beni Hardi
Penulis: Almanudar












