PRINGSEWU,
MetroZone.Net–
pelaksanaan proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu untuk tahun anggaran 2025 dengan pagu anggaran mencapai Rp11 miliar kini menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat, termasuk awak media di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Kegelisahan muncul dari minimnya informasi resmi yang disampaikan pihak pengelola proyek terkait detail teknis, lokasi pembangunan, tahapan pelaksanaan, hingga transparansi pengelolaan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Pringsewu tersebut.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak Dinas Kesehatan setempat mengenai tahapan dan mekanisme pelaksanaan proyek yang dinilai sangat strategis untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Perwakilan tim media di Kabupaten Pringsewu menyampaikan harapan agar pihak berwenang segera memberikan klarifikasi resmi. “Kami berharap PPK proyek maupun Dinas Kesehatan bersedia memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan awak media.
Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan proyek berjalan sesuai rencana, bebas dari penyimpangan, dan benar-benar bermanfaat bagi warga Pringsewu,” ujar salah satu jejaring media ini saat gagal bertemu Sekdis kesehatan yang notabenya selaku PPK pada Proyek tersebut Senin (13/7).
Selain itu, elemen masyarakat juga menyoroti urgensi keberadaan LABKESDA yang seharusnya mampu mendukung pemeriksaan penyakit menular, pengujian kualitas air, serta penanganan kasus kesehatan lainnya secara lebih cepat dan mandiri. Oleh karena itu, transparansi dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjadi kunci agar proyek senilai Rp11 miliar ini tidak menjadi sia-sia.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PPK proyek pembangunan LABKESDA Dinkes Kabupaten Pringsewu belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Awak media berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan meminta penjelasan resmi dalam waktu dekat (Red)


