Jakarta, Metrozone.net- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat (pengarahan) dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2/2026). Momentum ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Rapim TNI-Polri dilaksanakan langsung di lingkungan Istana Kepresidenan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan pada awal tahun sebagai forum konsolidasi pimpinan TNI dan Polri.
“Jadi hari ini Bapak Presiden berkesempatan memberikan pengarahan dalam forum rapat pimpinan TNI dan Polri. Ini adalah agenda rutin tahunan sebetulnya, jadi setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri. Dan hari ini alhamdulillah Bapak Presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana Merdeka, Jakarta,” ujar Mensesneg dalam keterangannya.
Dalam arahannya, Presiden menekankan beberapa hal antara lain:
1. Apresiasi besar Presiden terhadap seluruh prajurit TNI-Polri secara umum. Terutama kecepatan dalam penanganan bencana dimanapun.
2. Perkuat kekompakan dan sinergitas TNI-Polri, dari level pimpinan tertinggi sampai prajurit terbawah khususnya di Sumatra.
3. Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI-Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat dimanapun dan kapanpun.
4. Apresiasi terhadap prajurit TNI-Polri yang mengawal, menjaga dan mendukung jalannya program strategis pemerintah. Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, kedaulatan pangan dan energi, pembangunan jembatan di desa-desa untuk warga dan anak sekolah.
5. Penanganan dan penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapapun.
6. Bersama pemerintah daerah laksanakan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dimanapun berada. Mulai dari perkantoran dan lingkungan sekeliling.
7. Jaga seluruh Sumber Daya Alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapapun.
8. Jaga terus kesiapsiagaan TNI-Polri dalam bertugas. Kapanpun warga membutuhkan bantuan, maka disaat itulah TNI-Polri harus langsung turun membantu.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa Presiden sangat menekankan pentingnya soliditas instrumen keamanan negara dalam mendukung visi pemerintah.
Selain penguatan internal, Rapim ini juga membahas persiapan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idulfitri. Mensesneg menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian terus diintensifkan untuk menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat selama hari raya.
Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh aparat dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan program pembangunan berjalan cepat, tepat, dan efektif bagi masyarakat luas.
Sumber: BPMI Setpres













