Lampung Tengah,MetroZone Net —
Dalam rangka mendukung program Polda Lampung untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polres Lampung Tengah melaksanakan kegiatan pembentukan Pam Swakarsa Sabuk Kamtibmas, pada Kamis (2/4/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Polri dalam memberdayakan potensi masyarakat sebagai mitra aktif di lapangan.
Program Sabuk Kamtibmas ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus sebagai langkah preventif dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tindak kejahatan hingga paham radikalisme.
Melalui program ini, Pam Swakarsa diharapkan mampu menjadi garda terdepan sebagai detektor dini, penggerak, serta mitra strategis Polri dalam menciptakan rasa aman dan damai di tengah masyarakat, guna mendukung stabilitas keamanan nasional.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Binmas, Iptu Wahyono menyampaikan bahwa pembentukan Sabuk Kamtibmas ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membangun kemitraan yang kuat bersama masyarakat.
Dalam keterangannya saat kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Sri Budaya, Kecamatan Way Seputih, Kasat Binmas menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Program ini adalah langkah konkret dalam memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Kami berharap Pam Swakarsa Sabuk Kamtibmas dapat menjadi mitra terdepan di lapangan, tidak hanya dalam menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga sebagai detektor dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kasat Binmas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Oleh karena itu, melalui pembentukan Sabuk Kamtibmas ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya,” imbuhnya.
Dalam hal ini, Polres Lampung Tengah sendiri telah membentuk Sabuk Kamtibmas di lingkungan Mako Polri serta di berbagai komplek perumahan dan kampung.
Hal ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergitas yang kuat antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat.
Selain itu, program ini juga ditandai dengan pendistribusian sekitar 900 kentongan hasil swadaya masyarakat yang telah disalurkan di 9 Kecamatan di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.
Keberadaan kentongan ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi tradisional yang efektif dalam meningkatkan kewaspadaan dan respon cepat masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan.
Ke depan, kegiatan Sabuk Kamtibmas ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas ke seluruh kelurahan dan kampung di wilayah Lampung Tengah, serta menjadi program prioritas dalam menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lampung Tengah tetap aman, damai, dan kondusif. (Humas LT)








