MEULABOH (Metrozone.net) – Dalam upaya memperkuat sistem pendidikan sejak usia dini, Pengurus Daerah (PD) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Barat menggelar pertemuan silaturahmi bersama jajaran pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Aceh Barat. Pertemuan ini berlangsung di Warkop Meulaboh Premium pada Rabu (8/7/2026).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua PGRI Aceh Barat, Zainal Abidin, S.Pd., M.Si, yang didampingi oleh Sekretaris Jufrizal, S.Pd.I,. M.Si. Sementara dari pihak mitra, hadir Ketua IGTKI Aceh Barat, Deliana, S.Pd.,AUD, bersama dengan jajaran fungsionaris pengurus teras IGTKI kabupaten.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi antara PGRI sebagai payung besar organisasi profesi guru dan IGTKI sebagai wadah spesifik guru TK, merupakan pilar utama dalam membangun fondasi karakter anak sejak usia dini. Fokus kemitraan ini diarahkan pada dua aspek, yakni peningkatan kompetensi pedagogik dan advokasi kesejahteraan guru demi menyongsong lahirnya generasi emas yang berkualitas.
”Pendidikan di tingkat Taman Kanak-Kanak adalah fase paling strategis dalam golden age anak-anak kita. Oleh karena itu, guru-guru TK harus mendapatkan dukungan penuh, baik dari segi peningkatan kapasitas mengajar maupun kelayakan kesejahteraannya,” ujar Ketua PGRI Aceh Barat, Zainal Abidin.
Sejalan dengan kebijakan transformasi pendidikan nasional, kedua organisasi siap berkolaborasi mengawal implementasi program wajib belajar 13 tahun. Program ini menempatkan satu tahun di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai fondasi formal sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
Sebagai organisasi profesi yang juga bergerak di jalur ketenagakerjaan, PGRI Aceh Barat berkomitmen berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak, kesejahteraan, harkat, serta martabat para guru TK, terutama guru-guru honorer dan swasta yang menjadi ujung tombak di lapangan,” kata Zainal
“PGRI dan IGTKI ini sebagai ruang koordinasi yang independen, mandiri, dan inklusif. Wadah ini akan berfungsi sebagai tempat berbagi praktik baik (good practices), bertukar pikiran, serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi para pendidik anak usia dini di Aceh Barat,” pungkas Zainal
Sementara itu, Ketua IGTKI Aceh Barat, Deliana, S.Pd., AUD, menyambut baik dan mengapresiasi komitmen serta dukungan penuh yang diberikan oleh PGRI Aceh Barat. Menurutnya, perhatian dari PGRI memberikan suntikan motivasi yang besar bagi para guru TK di daerah tersebut untuk terus berinovasi dalam mengajar.
Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menyusun garis besar program kerja yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para guru dan anak-anak didik di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat.
Penulis: Almanudar













