Meulaboh (Metrozone.net) – Masih dalam suasana hangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, M.A., terus bergerak aktif mempererat tali silaturahmi (ukhuwwah).
Pada Minggu (31/05/2026), ia menggelar kunjungan intensif ke sejumlah ulama kharismatik di Aceh Barat untuk memohon doa, arahan, dan bimbingan dalam mengemban amanahnya sebagai pemimpin baru di Kemenag Aceh Barat
Khairul Azhar menyampaikan bahwa silaturahmi kepada para ulama bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah ‘ziarah ilmiah’. Langkah ini penting agar program kerja Kemenag Aceh Barat ke depan baik di bidang pendidikan maupun keagamaan selalu berjalan di atas petunjuk yang selaras dengan nilai-nilai agama dan kearifan lokal.
”Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan bertamu dan bersilaturahmi dengan tiga ulama besar di Aceh Barat,” ujar Khairul Azhar.
Ketiga ulama dayah yang dikunjungi tersebut adalah Waled Abdullah Arief (Pimpinan Dayah Miftahul Jannah, Woyla Induk), Abu H. Mustafa Habli (Pimpinan Dayah Raudhatul Nabawiyah) dan Abu Cut Sani Fauzi (Pimpinan Dayah Darul Huda, Samatiga)
Melalui pertemuan tatap muka ini, Kakankemenag Aceh Barat berharap sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama dapat semakin kokoh demi kemajuan umat.
Tidak berhenti di lingkungan dayah, dalam waktu dekat H. Khairul Azhar juga berencana untuk memperluas jaringan koordinasinya. Ia menjadwalkan kunjungan kerja ke berbagai mitra strategis di wilayah tersebut.
Beberapa instansi dan lembaga yang akan disambangi dalam waktu dekat antara lain:
Unsur Forkopimda: Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), dan Dandim Aceh Barat.
Lembaga Adat & Ulama: Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Majelis Adat Aceh (MAA).
Instansi Pemerintahan: Dinas Pendidikan, Dinas Syariat Islam, serta Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Barat.
Langkah maraton ini diambil sebagai bentuk komitmen Kemenag Aceh Barat untuk membangun komunikasi yang inklusif dan kolaboratif dengan seluruh elemen kedinasan maupun tokoh masyarakat di Bumi Teuku Umar.
(Almanudar)













