Mukim Idrus digadangkan Sebagai kandidat Cawabup Aceh Barat pada Pilkada 2024

Politik57 Dilihat

MEULABOH, Metrozone.net I Mukim Idrus, yang juga dikenal sebagai Muhammad Idrus atau M. Idrus, adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara pasangan Almarhum Usman U dan Almarhumah Kasoem, lahir di Canggai pada tahun 1976.

Namanya melekat erat dengan jabatannya sebagai Imum Mukim Langoe sejak tahun 2005 hingga 2020, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa dalam melayani masyarakat.

Setelah masa jabatannya berakhir, Mukim Idrus menjalani kehidupan sederhana dengan bekerja berbagai pekerjaan, bahkan rela naik turun gunung demi menghidupi keluarganya. Meskipun demikian, semangatnya untuk berkontribusi terus membara.

Pada pemilu 2024, Mukim Idrus mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif untuk DPRK Aceh Barat dari Partai Aceh, namun beliau memilih mundur demi mendukung kandidat lainnya yang diusung partainya.

Kini, namanya kembali mencuat sebagai potensi kandidat wakil bupati Aceh Barat pada Pilkada mendatang.

Dalam pertemuan dengan wartawan di salah satu Waroeng Kupi Kota Meulaboh, Mukim Idrus menyatakan kesiapannya untuk menjadi pendamping Calon Bupati Aceh Barat.

“Saya siap menjadi pendamping Calon Bupati Aceh Barat pada Pilkada mendatang, jika ada yang meminang saya, Karena perjuangan kita tanpa henti sejak dari dulu masa perjuangan sampai sekarang terus membantu, baik dari segi sosial maupun materi guna membangun daerah lebih bermartabat dan berbudaya” ujarnya

Beliau menegaskan bahwa perjuangan yang telah dilakukannya selama ini, baik dalam hal sosial maupun materi, adalah bukti komitmen untuk membangun daerahnya menjadi lebih bermartabat dan berbudaya.

Selain itu, Mukim Idrus dikenal sebagai tokoh yang gigih memperjuangkan Hutan Adat di Aceh Barat sejak tahun 2012 hingga sekarang masih aktif dalam memperjuangkan hutan adat di daerahnya.

Diketahui bahwa sudah 8 kawasan Hutan Adat Mukim Aceh sudah resmi diakui oleh negara yang ditandatangani oleh Dirjen PSKL atas nama menteri pada tanggal 7 September 2023 lalu.

Delapan wilayah hutan adat mukim yang ditetapkan secara rinci yakni berada di Mukim Blang Birah, Mukim Krueng, dan Mukim Kuta Jeumpa (Kabupaten Biruen).

Di Kabupaten Pidie yakni Mukim Paloh, Mukim Kunyet, dan Mukim Beungga dan terakhir ada di dua mukim di Kabupten Aceh Jaya yakni Mukim Kreung Sabee dan Mukim Panga Pasi.

“Maka dari itu saya terus berkomitmen memperjuangkannya, ini salah satu dari sekian banyak misi saya kedepan untuk membangun Aceh Barat yang lebih maju”Ucapnya

Kisah hidupnya juga pernah diabadikan dalam film oleh Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh (JKMA) pada tahun 2013, sebagai penghormatan kepada masyarakat Gampong Sikundo Mukim Langoe Kecamatan Pante Ceureumen.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *