Meulaboh (Metrozone.net) – Kabupaten Aceh Barat sukses menembus dominasi inovasi teknologi di tingkat pengetahuannya yang lebih tinggi. Alat Mesin Penghancur Cangkang Kerang inovasi asli dari daerah ini resmi dinobatkan masuk dalam jajaran Tiga Besar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026.
Inovasi yang lahir dari tangan kreatif warga Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo ini, akan bersaing ketat di babak final melawan dua kabupaten lainnya. Kedua kompetitor tangguh tersebut adalah Kabupaten Aceh Selatan yang mengusung Mesin Penanam Biji-bijian Tanpa Olahan Tanah, serta Kabupaten Nagan Raya yang mengandalkan Alat Penyangrai Kombinasi Penggiling.
Keberhasilan Aceh Barat menembus babak final tidak didapatkan dengan mudah. Proses penilaian berjalan ketat untuk penentuan tiga besar. Tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh bersama Tim Teknis Pemerintah Aceh sempat turun langsung ke berbagai daerah untuk melakukan penilaian klarifikasi lapangan terhadap enam besar nominator.
Berdasarkan hasil verifikasi faktual dan fungsional alat di lapangan, tim penilai kemudian mengerucutkan kandidat menjadi tiga besar terbaik. Keputusan resmi ini tertuang dalam Berita Acara Nomor: 414.42/22/2026 tentang Penetapan Hasil Penilaian Klarifikasi Lapangan Lomba Teknologi Tepat Guna Tahun 2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala DPMG Aceh, Iskandar.
Secara teknis, mesin penghancur cangkang kerang ini dinilai tinggi karena berhasil menjawab problem lingkungan di pesisir Meureubo, mengubah limbah cangkang keras yang menumpuk menjadi komoditas bernilai ekonomi (seperti bahan pakan ternak kaya kalsium atau campuran pupuk).
Merespons pengumuman resmi tersebut, Kepala DPMG Kabupaten Aceh Barat, Marjan Hanafi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) dan TTG, Nova Handayani, SE., M.Si, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas keberhasilan mesin penghancur cangkang kerang dari Masjid Tuha Kecamatan Meureubo masuk nominasi tiga besar tingkat Provinsi Aceh.
”Alhamdulillah, mesin penghancur cangkang kerang dari Gampong Mesjid Tuha masuk 3 besar dalam lomba TTG Se-Aceh tahun 2026. Ini adalah buah kerja keras para inovator gampong dan pembinaan berkelanjutan yang kita lakukan,” ujar Nova, Senin (8/6-2026)
Meski posisi tiga besar, namun sudah mengamankan predikat juara di tingkat provinsi, Nova menegaskan bahwa perjuangan belum usai. Dalam waktu dekat, tim Aceh Barat harus menghadapi tantangan terakhir, yaitu tahapan presentasi dan wawancara mendalam di hadapan dewan juri bentukan Pemerintah Provinsi untuk menentukan urutan Juara 1, 2, dan 3.
”Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Aceh Barat agar inovasi dari Meureubo ini bisa memberikan performa terbaik pada tahapan presentasi nanti. Secara matematis, posisi juara ketiga sudah di tangan. Tapi melihat potensi alat ini, target kita di tahap presentasi nanti adalah mampu tampil sebagai Juara 1 atau Juara 2,” kata Nova optimis.
Keberhasilan mesin penghancur cangkang kerang ini diharapkan tidak hanya berhenti pada piala perlombaan. DPMG Aceh Barat berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi alat TTG ini agar dapat diproduksi secara massal atau diadopsi oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di wilayah pesisir.
Langkah ini dinilai strategis untuk membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan asli gampong berbasis pemanfaatan limbah lingkungan (*)
Penulis : Almanudar












