Aceh Barat (METROZONE.net) – Antusiasme masyarakat begitu terasa saat menghadiri upacara penutupan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Rabu (11/3/2026)
Sejak pagi hari, warga dari berbagai penjuru desa tampak memadati lokasi upacara untuk menyaksikan secara langsung momen bersejarah tersebut. Lautan warga yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, membuat suasana penutupan TMMD berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Mereka dengan penuh semangat berdiri di sekitar lapangan untuk menyaksikan jalannya upacara sekaligus memberikan penghormatan kepada para prajurit Satgas TMMD yang selama satu bulan terakhir mengabdi di desa mereka.
Barisan pasukan Satgas TMMD menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Banyak warga yang tampak tak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat langsung para prajurit yang selama ini bekerja bersama mereka membangun berbagai fasilitas desa.
Di balik kemeriahan tersebut, terselip rasa haru yang menyelimuti masyarakat. Sebab setelah upacara penutupan ini, mereka harus melepas kepergian personel Satgas TMMD yang selama sebulan terakhir telah hidup berdampingan dan bekerja bahu-membahu bersama warga.
Kehadiran para Prajurit TNI yang menyatu dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD telah menumbuhkan kedekatan emosional yang kuat. Interaksi sehari-hari, gotong royong di lokasi pembangunan, hingga kebersamaan dalam berbagai kegiatan sosial membuat hubungan antara TNI dan rakyat semakin erat.
“Sedih juga karena bapak-bapak TNI yang selama ini bersama kami akan kembali ke satuannya,” ujar salah seorang warga yang hadir menyaksikan upacara penutupan
Meski diselimuti rasa haru, masyarakat juga merasakan kebahagiaan dan rasa syukur. Pasalnya, melalui program TMMD, desa mereka kini memiliki berbagai infrastruktur yang jauh lebih baik dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Perbaikan akses jalan, pembangunan sarana pendukung, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat menjadi bukti nyata hasil kerja keras Satgas TMMD bersama warga.
Rasa sedih bercampur bahagia pun terpancar dari wajah masyarakat. Mereka menyadari bahwa kehadiran TMMD tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga meninggalkan kenangan kebersamaan serta semangat gotong royong yang akan terus dikenang. Momentum penutupan TMMD ini pun menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa demi masa depan yang lebih baik.
(Almanudar)













