Lapas Narkotika Karang Intan Permudah Pengunjung Isi Survei Digital, Kalapas Yugo Fokus Pelayanan Profesional

Karang Intan, Metrozone.net

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas dengan melaksanakan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP), Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), serta Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK), Sabtu (17/05/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur secara objektif tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam rangka perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui survei ini, masyarakat dapat memberikan penilaian langsung terhadap aspek kecepatan pelayanan, keramahan petugas, kemudahan prosedur, serta transparansi informasi yang diterima.

Pelaksanaan survei dilakukan secara digital melalui tautan kuesioner yang dapat diakses menggunakan QR Code. Petugas Duta Layanan terjun langsung memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat pengguna layanan agar dapat mengisi survei dengan mudah menggunakan perangkat Android maupun iOS.

Selain melalui gawai pribadi, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan juga menyediakan perangkat tablet di area layanan kunjungan. Fasilitas ini disediakan untuk memudahkan pengunjung yang tidak membawa perangkat pribadi serta memastikan seluruh masyarakat tetap dapat berpartisipasi dalam pengisian survei secara cepat, praktis, dan merata.

Pengisian survei dilakukan setelah pengunjung selesai menerima layanan kunjungan, sehingga penilaian yang diberikan benar-benar berdasarkan pengalaman langsung masyarakat terhadap pelayanan yang diterima.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa pelaksanaan survei ini merupakan bagian penting dari komitmen peningkatan kualitas layanan berbasis data dan masukan masyarakat.

“Melalui SPKP / SKM dan SPAK ini, kami ingin memastikan pelayanan yang kami berikan benar-benar sesuai harapan masyarakat. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi penting untuk terus melakukan perbaikan dan menghadirkan layanan yang lebih baik, cepat, dan transparan,” ujar Yugo Indra Wicaksi.

Sementara itu, Petugas Duta Layanan, Tri May Indriani, menjelaskan bahwa inovasi QR Code sangat membantu masyarakat dalam proses pengisian survei karena lebih cepat dan mudah diakses.

“Kami terus mensosialisasikan kepada pengunjung bahwa cukup dengan memindai QR Code, mereka sudah bisa mengisi survei dari ponsel masing-masing. Kami juga mendampingi agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam pengisian,” ungkap Tri May Indriani.

Salah satu pengunjung layanan, Nur, mengapresiasi kemudahan sistem survei digital yang diterapkan oleh Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

“Pengisiannya sangat mudah, tinggal scan barcode langsung bisa isi dari HP. Petugas juga membantu menjelaskan, jadi tidak bingung. Ini sangat bagus karena kami bisa langsung memberikan penilaian setelah mendapat pelayanan,” ujar Nur.

Inovasi survei digital ini menjadi langkah nyata Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan akuntabel. Dengan dukungan teknologi serta partisipasi masyarakat, diharapkan kualitas pelayanan semakin meningkat dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *