Jember, Metrozone.net– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember terus menggencarkan razia kamar hunian warga binaan sebagai bagian dari komitmen mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba), pada Minggu (15/02/2026).
Kegiatan razia dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan dengan melibatkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), pejabat struktural, staf, serta jajaran pengamanan. Pelaksanaan razia dilakukan secara menyeluruh, profesional, dan humanis, diawali dengan pemeriksaan badan warga binaan dan dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian yang meliputi area tempat tidur, lemari penyimpanan, serta barang-barang pribadi secara cermat dan terukur sesuai standar operasional prosedur.

Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan tata tertib, antara lain: ampelas, sendok, paku, dan korek api. Namun tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti: handphone, narkotika, maupun senjata tajam. Seluruh barang tersebut langsung diamankan, didata, dan akan dimusnahkan sesuai prosedur.
Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah pimpinan sebagai langkah preventif dalam meminimalisir potensi gangguan Kamtib di dalam Lapas.
“Razia kamar hunian merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung kebijakan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Kami terus melakukan pembenahan dan pengawasan secara konsisten guna memastikan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan ZERO HALINAR. Ini adalah bentuk nyata integritas dan tanggung jawab kami dalam menjaga marwah Pemasyarakatan,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Jember, Shiddiq Nugroho, menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengamanan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan sebagai bagian dari strategi deteksi dini.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap masuknya barang-barang terlarang. Pengawasan dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas demi memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujarnya.
Selain pelaksanaan razia, Kalapas juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian, serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan Lapas Jember dapat terus menjadi sarana pembinaan yang optimal bagi warga binaan, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Editor: 5093N9










