Meulaboh (Metrozone.net) – Langkah cepat langsung diambil oleh Dr. H. Khairul Azhar, S.Ag., M.A., pasca resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Barat yang baru. Menjadikan restu ulama sebagai fondasi awal kepemimpinannya.
Dr. Khairul Azhar langsung melaksanakan kunjungan silaturahmi (sowan) kepada salah satu Ulama Kharismatik Aceh, Tgk. H. Mahmudin Usman, yang juga merupakan Pimpinan Dayah Serambi Aceh, Minggu (17/05/2026).
Kunjungan yang berlangsung di kediaman Tgk. H. Mahmudin Usman—atau yang akrab disapa Abu Serambi Aceh—di Gampong Meunasah Rayeuk tersebut, memuat agenda penting terkait penyelarasan program kerja Kementerian Agama dengan bimbingan nilai-nilai keagamaan setempat.
Langkah kelembagaan ini diambil guna memastikan terbangunnya komunikasi yang kokoh antara umara dan ulama di Aceh Barat sejak awal masa jabatannya.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kemenag Aceh Barat tersebut disambut langsung dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan oleh Abu Serambi Aceh. Abu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kakankemenag baru yang menempatkan silaturahmi ke ulama sebagai prioritas utama kerja.
Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. H. Khairul Azhar, yang dalam kesehariannya akrab disapa Waled, menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya. Waled secara terbuka memohon doa, restu, serta bimbingan khusus dari Abu agar dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tusi) Kementerian Agama di Aceh Barat dapat berjalan dengan baik, amanah, dan membawa kemaslahatan bagi umat.
Diskusi yang bergulir di kediaman Abu Serambi Aceh tersebut berlangsung dialogis layaknya hubungan antara guru dan murid. Dalam kesempatan itu, Abu memberikan beberapa petunjuk dan nasihat strategis yang diharapkan menjadi kompas bagi kebijakan Kemenag Aceh Barat ke depan.
Pertama, Abu menekankan pentingnya menjaga, merawat, dan mengutamakan persatuan serta kesatuan umat Islam di Aceh Barat. Untuk mewujudkannya, Abu meminta Kemenag membangun jaringan komunikasi yang harmonis dan efektif dengan seluruh pihak secara lintas sektoral.
Kedua, secara khusus Abu menitipkan pesan agar Kemenag Aceh Barat memberikan perhatian ekstra dan pembinaan secara intensif terhadap dayah-dayah (pondok pesantren) yang masih berkategori tipe kecil di wilayah Aceh Barat. Menurut Abu, lewat sentuhan program yang tepat, pembinaan yang kontinu, dan dukungan dari Kemenag, dayah-dayah kecil tersebut Insya Allah akan tumbuh berkembang menjadi institusi pendidikan Islam yang kokoh dan didambakan oleh masyarakat luas.
Selain memohon nasihat, Waled juga memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk melaporkan agenda kedinasan berskala nasional dalam waktu dekat. Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Staf Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, H. Faisal Ali, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja resmi ke Kabupaten Aceh Barat.
Lawatan penting dari pusat ini nantinya akan difokuskan pada agenda pembinaan menyeluruh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Aceh Barat, guna meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik keagamaan.
Turut hadir mendampingi Kakankemenag Aceh Barat dalam pertemuan penuh berkah tersebut antara lain Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Barat, Tengku Oja, kemudian Tgk. Suandi, serta sejumlah tokoh agama dan anggota rombongan lainnya.
(Almanudar)







