Gowa, Metrozone.net- Program Jaksa Menyapa adalah inisiatif inovatif Kejaksaan Republik Indonesia yang bertujuan mendekatkan lembaga hukum dengan masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan hukum secara langsung dan interaktif, umumnya disiarkan via radio (RRI/RSPD) atau media penyiaran publik. Program ini meningkatkan kesadaran hukum, menjelaskan peraturan baru, dan memperkuat hubungan jaksa dengan publik.
Kejaksaan Negeri Gowa, pada edisi Kamis, 23 April 2026, telah menghadiri dialog dan sekaligus sebagai Narasumber yang diselenggarakan oleh Radio Rewako diketahui hadir dalam dialog tersebut Vidza Dwi Astariyani,S.H., M.H. selaku Kepala Sub Seksi 2 Intelijen dan Juandarita Rachman,S.H., M.H. selaku Jaksa Fungsional Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa Keduanya membahas secara mendalam tentang peran kejaksaan dalam mendukung pemerintah menyukseskan percepatan pembangunan proyek strategis di Kab Gowa.
Disela dialog berlangsung, Vidza menegaskan bahwa kejaksaan tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berperan mendukung program pembangunan melalui upaya preventif, “Kejaksaan dalam hal ini hadir memberikan pendampingan hukum dan pengawalan terhadap proyek strategis Nasional dam daerah agar pelaksanaan proyek strategis berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi penyimpangan, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kepatuhan semua pihak terhadap ketentuan hukum yang berlaku.” Paparnya.
Sementara itu, Juandarita menguraikan bahwa peran intelijen kejaksaan mencakup pemetaan potensi hambatan dalam pembangunan. “Melalui kegiatan intelijen yustisial, kami bisa mengidentifikasi risiko hukum maupun sosial yang berpotensi mengganggu kelancaran proyek. Dengan informasi tersebut, pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah antisipasi, Langkah ini, merupakan bentuk nyata dukungan kejaksaan dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang berkualitas.” ungkapnya.
Lanjut, Dalam konteks Kabupaten Gowa terdapat sejumlah Proyek Strategis Nasional dan proyek strategis daerah yang sementara dalam proses perencanaan antara lain dibidang pengadaan dan infrastruktur peningkatan akses jalan nasional yang menghubungkan daerah-daerah produksi pertanian dan pertambangan. Proyek-proyek ini dinilai sangat vital karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan juga membuka lapangan kerja.
Kedua narasumber juga menekankan pentingnya sinergi antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci agar pengawasan lebih optimal, terutama dalam mendeteksi potensi penyimpangan, kami berharap masyarakat turut berperan aktif dalam melaporkan jika menemukan indikasi permasalahan dalam pelaksanaan proyek.” tutur Vidza
Selain itu, kejaksaan mendorong agar pelaksanaan proyek strategis senantiasa menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Penerapan good governance adalah langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah dalam membangun, komitmen kejaksaan adalah memastikan setiap proyek benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Sekaligus mengingatkan bahwa tujuan akhir percepatan pembangunan adalah kesejahteraan rakyat, khususnya di Kabupaten Gowa.” Tutup juandarita.
Pewarta: Abu Algifari












