Meulaboh (Metrozone.net) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dilaporkan semakin meluas. Memasuki hari keempat sejak pertama kali berkobar pada Minggu, 30 Mei 2026, total area lahan yang hangus terbakar kini telah mencapai 23,6 hektar.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, kebakaran tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Bubon, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Meureubo.
Dampak paling parah dilaporkan terjadi di Kecamatan Bubon, di mana kobaran api melahap sekitar 20 hektar lahan yang terjadi di dua desa, yaitu Gampong Beurawang dan Gampong Kuta Padang Layung. Sementara kecamatan Johan Pahlawan dan Arongan Lambalek sudah berhasil ditangani 100 persen, dan Kecamatan Meureubo 90 persen
Karakteristik lahan gambut yang kering serta tiupan angin kencang, asal tebal dan akses kelokasi sulit dilalui oleh kenderaan roda empat membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan. Kondisi lapangan yang ekstrem ini membuat tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Polres Aceh Barat, dan TNI dan KPH IV Aceh kewalahan dalam memadamkan kobaran api.
Petugas di lapangan harus berjuang ekstra keras dengan peralatan seadanya di tengah kepulan asap tebal untuk menghalau kobaran api agar tidak semakin meluas ke pemukiman warga.
Melihat situasi yang kian mengkhawatirkan dan keterbatasan akses jalur darat, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat dan berkoordinasi secara intensif meminta bantuan armada udara kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
”Kami telah meminta bantuan kepada BNPB berupa helikopter water bombing (pengebom air) untuk membantu proses pemadaman api yang kian meluas,” ujar T. Ronald Nehdiansyah
Respons cepat langsung diberikan oleh pemerintah pusat. Dijadwalkan pada hari esok, Rabu, 3 Juni 2026, helikopter water bombing milik BNPB akan diterbangkan menuju Aceh Barat.
Alhamdulillah, besok pagi jam 8 pagi akan dimulai operasi pemadaman karhutla menggunakan helikopter water bombing dari BNPB,” ujar Ronald
Fokus utama operasi udara besok akan diarahkan langsung ke desa Kuta Padang Kecamatan Bubon, yang merupakan titik terparah sekaligus episentrum karhutla saat ini. Operasi pemadaman dari udara ini diharapkan dapat memotong jalur rambatan api secara efektif pada lahan-lahan yang sulit dijangkau oleh Satgas Darat,” pungkas Ronald
Masyarakat di sekitar lokasi kebakaran juga diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak kabut asap dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api baru di wilayah mereka.
Penulis: Almanudar













