Siabu Mandailing Natal Metoizone Net
Pada hari Rabu, 25 Maret 2026 sekira pukul 12.10 WIB, Kapolres Mandailing Natal bersama rombongan Pejabat Utama (PJU) Polres Mandailing Natal serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kunjungan dalam rangka menghadiri dan meninjau kegiatan tradisi pembukaan lubuk larangan (manjala ikan) di Sungai Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.
Tradisi manjala ikan ini merupakan kegiatan tahunan yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk menyalurkan hobi menangkap ikan dengan metode tradisional yang ramah lingkungan. Selain itu, tradisi ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menjaga kelestarian budaya daerah.
Adapun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami Nasution, Sekda Mandailing Natal Afrijal, Kasubsi Intelijen Kejari Mandailing Natal Yamofuzu Telaumbanua, S.H., M.H., serta unsur Forkopimcam Siabu. Turut pula mendampingi para pejabat utama Polres Mandailing Natal, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasiwas, Kapolsek Siabu, KBO Sat Narkoba, serta para personel Polres Mandailing Natal.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mandailing Natal menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya dalam pelaksanaan tradisi masyarakat yang melibatkan banyak orang. Polri juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Kegiatan pembukaan lubuk larangan ini berlangsung dengan penuh antusias dari masyarakat. Warga yang hadir tampak menikmati momen kebersamaan sembari menjala ikan di aliran Sungai Batang Angkola. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi karena hasil tangkapan ikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta tradisi lokal tetap terjaga dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Peliout:Arbain Lubis








