Karang Intan, Metrozone.net —
Suasana penuh semangat dan energi positif tampak menyelimuti Lapangan Lapas Narkotika Karang Intan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Ratusan Warga Binaan bersemangat mengikuti Kegiatan Jaga Kebugaran dan Kesehatan, yang menjadi bagian penting dari pembinaan jasmani dan rohani di dalam lapas.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam membangun Warga Binaan yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan siap menjalani proses pemasyarakatan dengan lebih positif.
Beragam gerakan fisik dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemanasan, latihan kebugaran, hingga pendinginan, yang dipandu langsung oleh personel TNI AD dari Koramil 1006/05 Karang Intan sebagai instruktur.
Tak sekadar melatih fisik, kegiatan ini juga dirancang untuk menanamkan disiplin, kekompakan, dan semangat kebersamaan, sehingga tercipta suasana yang sehat dan kondusif di dalam lingkungan Lapas.
Salah satu Warga Binaan, Pedo, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini membuat kami merasa lebih sehat, lebih bersemangat, dan pikiran juga jadi lebih tenang,” ungkapnya.
Instruktur dari Koramil 1006/05 Karang Intan, Idris, menegaskan bahwa pembinaan fisik memiliki peran besar dalam membentuk mental yang kuat.
“Melalui latihan fisik yang rutin dan terarah, kami ingin menanamkan kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta membangun mental positif bagi Warga Binaan. Tubuh yang sehat akan melahirkan pikiran yang sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan terpadu yang berkelanjutan.
“Pembinaan jaga kebugaran dan kesehatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter, mental, dan sikap positif Warga Binaan. Kami ingin mereka menjalani masa pembinaan dengan sehat, produktif, dan memiliki bekal mental yang kuat untuk kembali ke masyarakat,” tegas Kalapas.
Kalapas juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan TNI AD dalam mendukung program pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku. (ysf)











