Karang Intan, Metrozone.net –
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) bersama pejabat terkait sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Pada Jum’at 30 Januari 2026.
Agenda utama Sidang TPP kali ini adalah memprogramkan 35 (tiga puluh lima) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk diusulkan mengikuti Program Integrasi, berupa Pembebasan Bersyarat (PB), serta menetapkan 12 (dua belas) orang WBP sebagai pekerja sesuai dengan hasil evaluasi pembinaan yang telah dijalani.
Sidang TPP menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan sikap, perilaku, dan keaktifan warga binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan. Setiap usulan yang dihasilkan merupakan hasil penilaian objektif dan kolektif, sehingga program pembinaan dan integrasi dapat diberikan secara tepat sasaran.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) selaku Ketua Sidang TPP, Gunadi, menjelaskan bahwa seluruh agenda sidang difokuskan pada penguatan pembinaan dan pemberian kesempatan bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan positif.
“Sidang TPP hari ini membahas pemrograman warga binaan yang telah memenuhi syarat untuk diusulkan Program Integrasi, termasuk Pembebasan Bersyarat, serta penetapan warga binaan pekerja. Ini merupakan bentuk apresiasi atas perilaku baik dan partisipasi aktif mereka dalam pembinaan,” jelas Kasi Binadik.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa Sidang TPP merupakan bagian penting dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara terukur.
“Setiap keputusan dalam Sidang TPP diambil melalui proses evaluasi yang matang. Kami ingin memastikan warga binaan yang diusulkan benar-benar siap secara mental dan perilaku, sehingga pembinaan dan keamanan tetap berjalan seimbang,” tegasnya.
Pelaksanaan Sidang TPP juga dirasakan manfaatnya oleh warga binaan. Mereka merasa proses pembinaan yang dijalani mendapatkan perhatian dan penilaian yang adil, sehingga menumbuhkan motivasi untuk terus berperilaku baik dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan.
Salah satu warga binaan mengungkapkan bahwa Sidang TPP menjadi penyemangat untuk memperbaiki diri.
“Kami merasa diperhatikan dan dinilai secara objektif. Sidang ini membuat kami lebih semangat mengikuti pembinaan agar bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui Sidang TPP yang dilaksanakan secara rutin dan profesional, Lapas Narkotika Karang Intan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan dan menjaga keamanan, sehingga warga binaan dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal sikap, keterampilan, dan mental yang lebih baik. (ysf)











