Kakankemenag Aceh Barat Bersama 14 Pimpinan Daerah Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Aceh

Banda Aceh (Metrozone.net) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag., M.A., bersama 14 Kakankemenag Kabupaten/Kota lainnya se-Provinsi Aceh, mengikuti Rapat Koordinasi strategis terkait Penanganan di Wilayah Terdampak Bencana di Banda Aceh, Selasa (9/6-2026)

Rapat penting ini digelar bersama Person In Charge (PIC) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk wilayah Aceh dan Sumatera, guna membahas langkah-langkah konkret pemulihan pascabencana.

Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi data dan penyusunan strategi pemulihan fasilitas publik, khususnya yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Fokus utama mencakup rehabilitasi infrastruktur keagamaan seperti masjid, musala, pondok pesantren, hingga madrasah dan Kantor Urusan Agama yang mengalami kerusakan akibat bencana di berbagai wilayah Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, H. Khairul Azhar menyampaikan komitmen penuh Kemenag Aceh Barat dalam mendukung program percepatan pemulihan ini. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektoral sangat krusial agar bantuan dan perbaikan fisik dapat dieksekusi dengan cepat dan tepat sasaran.

“Kehadiran kami bersama 14 Kakankemenag lainnya dalam Rakor ini merupakan bentuk keseriusan dan solidaritas jajaran Kementerian Agama.

“Kami siap bersinergi dengan Satgas PRR agar pelayanan umat, baik itu pendidikan agama maupun fasilitas ibadah di wilayah terdampak, dapat segera pulih dan berfungsi normal kembali,” ujar Khairul Azhar.

Rakor ini juga menjadi wadah bagi para Kakankemenag untuk memaparkan asesmen dan data kerusakan terkini di masing-masing kabupaten/kota. Data ini akan disinkronkan dengan peta jalan Satgas PRR wilayah Aceh dan Sumatera agar intervensi yang diberikan tidak tumpang tindih dan tepat guna.

Sementara itu, pihak PIC Satgas PRR Pascabencana mengapresiasi langkah proaktif dari jajaran Kemenag se-Aceh. Keterlibatan langsung para Kepala Kantor dinilai sangat membantu dalam memetakan prioritas, mengingat Kemenag memiliki struktur yang mengakar hingga ke tingkat kecamatan (KUA) dan desa.

Melalui sinergi yang terbangun dalam Rakor ini, diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh dapat berakselerasi dengan maksimal, memberikan harapan baru bagi masyarakat terdampak untuk kembali bangkit (**)

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *