Pringsewu, Metrozone.net, —
Jembatan utama penghubung jalan kantor Pekon dan menuju gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) RT 003 dan RT 004 Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu Lampung, mengalami kerusakan parah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Infrastruktur vital itu kini tidak dapat difungsikan, sehingga berdampak signifikan terhadap aktivitas dan mata pencaharian masyarakat setempat.
Kondisi jembatan mengalami kerusakan berat. Struktur bagian tengah jembatan amblas, sementara sisi ujung yang terhubung dengan badan jalan turut tergerus derasnya arus banjir.
Akibatnya, akses tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan mobil.
Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur utama penghubung dua desa yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Rusaknya akses berdampak langsung pada mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain merusak infrastruktur, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kebun warga. Beberapa lahan pertanian dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan sebagian kebun yang memasuki masa panen terpaksa gagal panen akibat terendam banjir.
Salah satu warga sebut saja YN menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jembatan yang rusak dan amblas.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah penanganan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Ini akses utama warga. Kalau tidak segera diperbaiki, aktivitas masyarakat benar-benar lumpuh, terutama untuk mengangkut hasil kebun,” ujarnya.
Sementara itu, warga berharap kepada pemerintah daerah setempat dan provinsi menindaklanjuti laporan kerusakan tersebut dan tengah menyiapkan langkah perbaikan, Rabu (14/01/2026).
Ia menambahkan, akses jembatan tersebut jalur utama warga terdekat yang di lewati menuju kantor Pekon dan Gerai KDMP dari RT 003 dan RT 004 Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu Lampung, perbaikan diharapkan proses penanganan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat guna memulihkan akses serta aktivitas masyarakat di dua desa tersebut, terangnya.
(Epy)







