Jelang Idul Adha 1447 H, Sekjend FORBANGSA Ajak Masyarakat Gelorakan Semangat Berqurban

Meulaboh (Metrozone net) – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M atau hari raya Qurban yang tinggal menghitung hari, Sekretaris Jenderal Forum Pembangunan Samatiga (FORBANGSA), Tgk Suandi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam ibadah qurban.

​Menurut figur yang akrab disapa Abu Rangkileh ini, kesempatan untuk menjalankan syariat qurban masih terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki niat tulus dan ikhtiar atas rezeki yang telah dititipkan oleh Allah SWT.

​Dalam keterangannya pada Sabtu (9/5/2026), Abu Rangkileh menekankan bahwa ibadah qurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum solidaritas sosial. Ia menyoroti pentingnya peran aktif panitia di tingkat gampong (desa) maupun pegiat qurban untuk menjemput bola.

​”Berqurban itu membutuhkan keaktifan panitia atau pegiat untuk mengajak masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, baik secara individu maupun kelompok, insyaAllah semua orang bisa terlibat. Ini adalah momen setahun sekali yang harus kita maksimalkan,” ujar Tgk Suandi.

​Abu Rangkileh juga mengungkapkan rasa keprihatinannya jika masih ditemukan gampong atau pemukiman tertentu di daerah yang sama sekali tidak melaksanakan pemotongan hewan qurban, baik itu kambing, sapi, maupun kerbau.

​”Kita merasa sedikit kecewa jika masih terdapat gampong tertentu di daerah kita yang belum bisa berqurban. Hal ini patut dipertanyakan dan menjadi bahan evaluasi bersama bagi tokoh masyarakat setempat,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Sekjend FORBANGSA ini mengingatkan bahwa Allah SWT memberikan rentang waktu yang cukup luas untuk melaksanakan penyembelihan, yakni selama empat hari (Hari Raya Idul Adha dan tiga Hari Tasyrik). Ia juga menyinggung pesan religius yang kuat bagi mereka yang memiliki kemampuan namun enggan berqurban.

​”Peluang yang dialokasikan Allah itu sampai empat hari. Kita harus ingat, ada peringatan keras bagi mereka yang mampu namun tidak mau berqurban, bahkan disebut ‘dilarang mendekati tempat shalat (masjid). Ini adalah teguran agar kita tidak lalai,” tambahnya

​Tgk Suandi mengimbau masyarakat untuk segera memantapkan niat di sisa waktu yang ada.
​”Selagi masih ada rezeki dan kemampuan yang Allah berikan, mari kita berikhtiar. Mari kita gelorakan semangat berqurban sehingga kita semua tergolong dalam kelompok hamba-Nya yang bertaqwa melalui ibadah ini,” pungkasnya.

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *