Banyuwangi, Metrozone.net- Kapten Kav Andoko turun langsung ke lapangan memimpin puluhan personel dan warga dalam Karya Bakti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III sebuah nadi baru yang akan menghubungkan dua dusun terpisah di jantung Banyuwangi, Senin, 4/5/2026
Sejak pukul 07.00 WIB, deru aktivitas di tepi Sungai Binau, Dusun Krajan, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi kembali bergema. Kapten Kav Andoko, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, dengan seragam dinas yang telah akrab dengan debu dan adukan semen, memimpin langsung apel bersama sebelum seluruh barisan personel dan warga bergerak menuju titik-titik pekerjaan.
Inilah hari ke-32 pelaksanaan Karya Bakti TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III sebuah proyek yang dimulai sejak 26 Maret 2026 dan terus berdetak tanpa henti kecuali setiap hari Minggu untuk pemulihan tenaga. 32 Hari Pelaksanaan 50+Warga Bergotong Royong 5 Koramil terlibat.
Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas. Dalam deretan panjang nama yang hadir tercatat Bati Bhakti TNI Staf Ter Kodim 0825/Banyuwangi, anggota Sibang Kodim, serta prajurit dari lima Koramil: 0825/08 Srono, 0825/12 Rogojampi, 0825/13 Singojuruh, 0825/14 Kabat, dan 0825/19 Sempu. Mereka bahu-membahu bersama tiga tukang tetap, lima pembantu tukang, dan tidak kurang dari 50 orang warga dari Dusun Krajan dan Gumukcandi.
Sinergi sipil-militer ini menjadi pemandangan yang bukan sekadar simbolik ia adalah mesin kerja nyata yang berputar di bawah matahari Banyuwangi.
“Jembatan ini bukan sekadar beton dan baja ia adalah jalan menuju puskesmas, pasar, sekolah, dan ladang kehidupan warga Songgon.”
Pekerjaan teknis yang diselesaikan pada hari ke-32 ini mencerminkan progres signifikan menuju tahap akhir konstruksi. Tim lapangan menyelesaikan pengecatan anti-karat pada tiang pylon, melanjutkan pemasangan dan pengecoran pondasi tarikan seling, serta merampungkan plester lantai untuk tempat tarikan seling bawah rangkaian tahapan krusial yang menentukan integritas struktural jembatan gantung ini.
Jembatan yang membentang di atas aliran Sungai Binau ini dirancang menjadi penghubung vital antara Dusun Krajan dan Dusun Gumukcandi, membuka akses warga menuju pusat kesehatan, pasar tradisional, sekolah, dan kawasan kebun. Seluruh rangkaian kegiatan hari ini berlangsung dalam keadaan tertib, lancar, dan aman sebuah catatan yang konsisten dijaga oleh kepemimpinan tegas Danramil di lapangan.
Editor: 5093N9







