Aceh Barat (METROZONE.net) – Organisasi masyarakat Forum Masyarakat Aceh Barat (FORMAT) berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat agar jembatan gantung Cot Punti penghubung Kecamatan Woyla Induk – Woyla Timur yang putus diterjang banjir tahun 2023 lalu segera dibangun secepat mungkin
Jembatan Cot Punti merupakan jalur lintas alternatif masyarakat dari desa Cot Punti Kecamatan Woyla Timur menuju desa Panton di wilayah pedalaman kabupaten Aceh Barat
Ya, kami berharap agar jembatan gantung Cot Punti kalau mungkin segera di prioritaskan pembangunannya untuk kelancaran transportasi bagi masyarakat setempat dan juga bagi pelajar diwilayah pedalaman Kecamatan Woyla Timur,” Kata Humas Format, T. Ediman Saputra, SH, Kamis (1/5-2025)
Menurutnya, percepatan pembangunan kembali jembatan gantung Cot Punti ini juga sesuai dengan harapan masyarakat di wilayah setempat yang sangat mengeluh dan berharap segera di percepat pembangunannya, apalagi putusnya jembatan gantung tersebut sudah hampir dua tahun,” Sebut Ediman
Edi mengatakan bahwa sejak jembatan Cot Punti yang putus sejak tahun 2023 lalu akibat diterjang banjir, masyarakat terutama petani dan pelajar harus menempuh jalur alternatif lain yang jaraknya jauh yang memakan waktu sampai dua jam untuk menuju ke pusat kota kecamatan baik Woyla Induk maupun Woyla Timur,” Ujar Edi
“Kita sangat prihatin ketika ada petani yang membawa hasil panen kadang ada yang nekat menerobos arus sungai dan juga para anak sekolah harus memakai perahu/sampan untuk untuk pergi ke sekolah yang nekat menerobos arus sungai yang kadang arusnya deras yang penuh resiko,” ungkap Edi
Pembangunan kembali jembatan gantung Cot Punti sangat mendesak dan harus diprioritaskan, apalagi yang kami tahu jembatan gantung Cot Punti ini akan dibangun kembali pada tahun 2025 ini, tapi kami tidak tahu kapan dibangunnya, dan warga di wilayah tersebut sangat berharap agar pembangunannya dipercepat mengingat ini adalah kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak, demi mempersingkat jarak tempuh,” tutur Ediman yang juga tokoh muda Woyla
Jembatan Cot Punti , kata dia, merupakan satu-satunya akses warga dan terutama sekali anak sekolah setingkat jenjang SMP dan SMA, namun telah terputus akibat diterjang banjir tahun 2023 lalu, sehingga aktivitas warga setempat sangat terganggu.
Ediman menyampaikan, warga sangat berharap segera dilakukan pembangunan sesegera mungkin atau kalau mungkin pembangunan jembatan dengan kontruksi permanen agar lebih kokoh, supaya peristiwa putusnya jembatan gantung ini tidak terjadi lagi untuk kedua kalinya,” pungkasnya
Penulis: Almanudar












