Dosen UBB Bersama HISKI Babel Gelar Kuliah Umum, Angkat Potensi Linguistik Terapan Melayu Bangka

Bangka, Metrozone.net –

Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Bangka Belitung berkolaborasi dengan Jurusan Pendidikan Keguruan Bahasa dan Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bangka Belitung (UBB), menggelar kuliah umum bertema “Linguistik Terapan dan Perencanaan Bahasa” pada Selasa 14 April 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa ini menghadirkan narasumber Dr. Ganjar Harimansyah, S.S., M.Hum., pakar linguistik terapan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek.

Acara dibuka oleh Ketua HISKI Babel, Dr. Diana Anggraeni, M.Hum. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran bahasa dan sastra dalam membentuk generasi yang beradab.

“Bahasa adalah akar dan sastra adalah bunganya. Ketika keduanya dirawat di ruang kelas, akan lahir generasi yang cerdas dan beradab. Kolaborasi HISKI dan UBB ini merupakan upaya menjaga napas keilmuan bahasa di Bumi Serumpun Sebalai,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Ganjar Harimansyah menjelaskan bahwa linguistik terapan merupakan cabang ilmu yang menjembatani teori kebahasaan dengan persoalan nyata di masyarakat.

“Linguistik terapan tidak hanya berada di ranah akademik, tetapi juga hadir dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, hukum, hingga ruang digital,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa ruang lingkup linguistik terapan sangat luas, mencakup pengajaran bahasa, penerjemahan, leksikografi, perencanaan bahasa, linguistik forensik, linguistik klinik, hingga pemrosesan bahasa alami (natural language processing/NLP). Menurutnya, perencanaan bahasa menjadi aspek penting dalam upaya melindungi bahasa daerah dari ancaman kepunahan.

Selain itu, Ganjar juga menyoroti perkembangan riset terkini dalam bidang linguistik terapan, seperti analisis wacana hoaks di media sosial, pengembangan korpus digital bahasa daerah, kajian lanskap linguistik, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk dokumentasi bahasa.

“Riset linguistik harus mampu menjawab kebutuhan zaman dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa lulusan linguistik terapan memiliki peluang karier yang luas di berbagai sektor, di antaranya sebagai UX writer, language engineer untuk teknologi kecerdasan buatan, analis linguistik forensik, perencana bahasa di instansi pemerintah, pengembang bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), hingga konsultan komunikasi lintas budaya.

Secara khusus, Ganjar mendorong mahasiswa UBB untuk menggali potensi Bahasa Melayu Bangka sebagai objek kajian linguistik terapan.

“Melayu Bangka memiliki kekayaan dialek, kosakata khas, hingga tradisi lisan seperti pantun. Ini bisa dikembangkan menjadi riset akademik maupun produk teknologi,” ungkapnya.

Beberapa peluang penelitian yang dapat dikembangkan antara lain penyusunan kamus digital Melayu – Bangka – Indonesia, dokumentasi pantun lisan, kajian lanskap linguistik kawasan wisata, serta model revitalisasi bahasa daerah di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Jurusan Pendidikan Keguruan Bahasa dan Sastra UBB, Bob Morison Sigalingging, M.Hum., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kuliah umum ini mampu membuka wawasan mahasiswa terkait luasnya penerapan ilmu bahasa.

“Mahasiswa dapat melihat bahwa ilmu bahasa tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga memiliki peluang pengabdian dan profesi yang luas,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. HISKI Babel dan UBB juga menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan kerja sama melalui riset kolaboratif dan pendampingan publikasi mahasiswa. (Wind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *