Dari Gotong Royong Menuju Ekonomi Kreatif: Strategi Aceh Barat Membangun Desa

Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan “Indonesia Asri”. Pada Jumat (12/6/2026), jajaran Pemkab Aceh Barat melaksanakan aksi gotong royong massal yang difokuskan di sepanjang Jalan Syiah Kuala, Jalan Cot Manggi, dan Jalan Iskandar Muda, Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan.

​Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, aparatur desa, dan masyarakat setempat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan menarik.

​Bupati Aceh Barat,Tarmizi, menjelaskan bahwa aksi gotong royong ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh seluruh pegawai di lingkup Pemkab Aceh Barat setiap hari Jumat.

​”Tujuan gotong royong ini yang pertama adalah untuk mengedukasi masyarakat. Hari ini kami mulai berkolaborasi dengan pihak gampong (desa) sehingga aparatur desa semua ikut terlibat. Harapannya, suatu saat nanti masyarakat akan tergerak secara mandiri untuk bergotong royong setiap hari Jumat,” ujar Tarmizi.

​Lebih lanjut, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan pintu gerbang utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Aceh Barat. Pemkab saat ini tengah memetakan potensi wisata, terutama wisata kuliner dan spot-spot wisata potensial lainnya.

​”Kita ingin Aceh Barat fokus ke destinasi wisata. Tahun ini sudah mulai dengan wisata kuliner, dan nanti juga akan kita cari spot wisata lainnya. Kami juga meminta kepada desa melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) untuk mulai menjadikan desa mereka sebagai desa wisata,” tambahnya.

​Tarmizi mencontohkan Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, sebagai salah satu desa yang dinilai sudah siap untuk dikembangkan. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik berupa fasilitas maupun skema kerja sama strategis, seperti kolaborasi antara BUMG dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

​”Nanti apa yang perlu kita dukung, baik itu fasilitasnya, akan kita penuhi. Sehingga, seluruh tamu dari luar daerah bisa kita bawa kemari dan semua orang tertarik untuk datang ke Desa Kuta Padang,” tegasnya.

Bupati Tarmizi meminta kepada seluruh Keuchik (kepala desa) agar lebih proaktif dalam mencari atau menciptakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Instruksi ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar setiap daerah mampu menggali potensi ekonomi lokal guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.

​Kegiatan gotong royong ini diharapkan menjadi katalisator bagi perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan serta memicu kreativitas desa dalam mengelola potensi ekonomi untuk kesejahteraan warga (**)

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *