Banyuwangi, Metrozone.net- Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan mesin kapal dan alat bantu penangkapan ikan untuk nelayan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada sejumlah kelompok nelayan di Pantai Indah Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Jumat (6/2/2025).
“Semoga bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan bapak-bapak nelayan. Karena nyari ikannya bisa semakin jauh dan semakin cepat serta mudah,” kata Ipuk.
Total ada 12 mesin kapal berbahan bakar bensin yang dibagikan kepada dua kelompok nelayan Blimbingsari, satu kelompok nelayan Banyuwangi, dan satu kelompok nelayan Wongsorejo.
Selain itu, Pemda juga menyerahkan bantuan 10 unit jaring dan 50 life jacket (baju pelampung) kepada tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB).
Ipuk meminta agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik. Seperti life jacket ditujukan agar keamanan nelayan terjamin.
“Life jacket ini terutama sangat berguna bagi nelayan kapal tradisiona atau ban-ban an (tidak menggunakan mesin). Tadi beberapa nelayan memang mintanya dibantu jaket pelampung,” kata Ipuk.
Ipuk juga mendorong agar para nelayan mulai melakukan hilirisasi, sehingga tidak hanya menjual ikan hasil tangkapannya namun juga produk turunannya. Misalnya kerupuk ikan, abon ikan, dan masih banyak lainnya.
“Bapak Presiden saat ini tengah konsen mendorong hirilisasi. Jadi, saat tidak bisa melaut karena kondisi cuaca tidak mendukung, nelayan tetap memiliki sumber penghasilan,” tuturnya.
Ipuk minta Dinas Perikanan Banyuwangi untuk membuka pelatihan yang diperlukan bagi keluarga nelayan. Sehingga para nelayan lebih berdaya.
Bantuan ini disambut gembira oleh para nelayan, salah satunya Misno, anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Benteng Samudera Desa Bomo.
Bantuan mesin kapal dan alat bantu penangkapan ikan itu bakal membantu dia dan anggota kelompok nelayan lainnya untuk mendapatkan hasil tangkapan yang lebih maksimal serta tetap menjaga keselamatan.
“Alhamdulillah, senang bisa dapat bantuan ini. Mesin kapal bisa kami gunakan bergiliran nanti, karena ada beberapa mesin yang sudah rusak. Begitupun dengan bantuan lainnya akan kami gunakan sebaik-baiknya,” kata Misno.
Editor: 5093N9












