Jember, Metrozone.net– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus mempertegas komitmennya dalam melakukan transformasi karakter melalui pembinaan kepribadian, pada Rabu (28/01/2026). Komitmen ini terus diwujudkan melalui pembinaan kepribadian di bidang keagamaan bagi warga binaan beragama Islam maupun Nasrani yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.
Dalam pelaksanaannya, program pembinaan bagi warga binaan beragama Islam dilaksanakan melalui sinergi strategis bersama Kementerian Agama (Kemenag) Jember dan Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS). Rangkaian agenda dimulai dengan pendalaman ilmu Al-Qur’an dengan materi Fiqih Ibadah seperti shalat, zakat, dan puasa serta Fiqih Muamalah yang mengatur hubungan antarmanusia seperti tata cara berinteraksi secara sosial.

Penyajian materi keagamaan juga turut dipadukan dengan pengembangan seni religi sebagai sarana pengembangan diri. Kegiatan ini diimplementasikan melalui pelatihan nasyid, hadrah, serta seni tilawah Al-Qur’an. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan.
Sementara itu, pembinaan rohani bagi warga binaan beragama Nasrani dilaksanakan secara konsisten dengan pembimbing rohani dari persatuan gereja. Para warga binaan mengikuti rangkaian ibadah yang meliputi puji-pujian, renungan firman, dan doa bersama. Fokus bimbingan ini ditekankan pada penguatan karakter, penanaman nilai pengampunan, serta tanggung jawab moral sebagai modal dasar dalam menjalani masa pidana dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menjelaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial. Melalui pembinaan rohani, diharapkan para warga binaan mampu memperbaiki diri, menyesali kesalahan yang telah dilakukan, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
“Pembinaan kepribadian di bidang keagamaan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara konsisten, guna memastikan setiap warga binaan memiliki fondasi spiritual yang kokoh. Kami berharap, melalui bimbingan keagamaan mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, beriman, dan bertakwa, serta memiliki akhlak yang kuat sebagai bekal kehidupan di masa depan,” jelas Kalapas.
Melalui pembinaan kepribadian yang terstruktur dan berkesinambungan, Lapas Jember berupaya membentuk karakter warga binaan yang tidak hanya patuh terhadap hukum, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat.
Editor: 5093N9












