Banyuwangi, Metrozone.net- Pendopo Kantor Desa Bangunsari, Kecamatan Songgon, mendadak hidup oleh diskusi dan semangat gotong royong pada Rabu malam, 29 April 2026. Sekitar 40 warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa berkumpul dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun Buku 2025 sebuah forum tahunan yang menjadi barometer kesehatan ekonomi kerakyatan di desa tersebut.
Di antara deretan kursi yang terisi penuh, tampak sosok berseragam loreng duduk tenang namun sigap: Serka Haryo, Babinsa Desa Bangunsari dari Koramil 0825/20 Songgon, yang hadir bukan sebagai penonton, melainkan sebagai pendamping aktif bagi masyarakat yang ia emban tanggung jawabnya.
Rapat yang dipimpin langsung oleh H. Lulut Budi Kurniawan selaku Kepala Desa Bangunsari itu berlangsung mulai pukul 20.00 WIB dengan agenda utama evaluasi kinerja koperasi sepanjang tahun buku 2025. Hadir pula Ketua BPD Tokhari, Sekretaris Desa Warso, Ketua KDKMP Ribut Suriyanto beserta seluruh anggota koperasi, pendamping KDKMP Hamdan Khoiron, para kepala dusun se-Desa Bangunsari, serta unsur RT dan RW.
Rangkaian acara dimulai dengan sambutan para pemimpin forum, dilanjutkan pemaparan laporan keuangan dan program kerja, hingga ditutup dengan doa oleh Ustadz Mujiono. Seluruh jalannya rapat berlangsung tertib, lancar, dan aman sebuah cerminan kematangan berdemokrasi ekonomi warga desa.
Kehadiran Serka Haryo dalam forum strategis ini bukan tanpa makna. Dalam doktrin Pembinaan Teritorial (Binter), Babinsa adalah ujung tombak TNI yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat wajib hadir di setiap sendi kehidupan warganya, termasuk dalam urusan permodalan dan kemandirian ekonomi.
Pendampingan RAT koperasi merupakan bagian dari upaya sistematis Koramil 0825/20 Songgon dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa berbasis komunitas. Dengan memastikan forum berjalan kondusif, Babinsa turut menjaga agar aspirasi anggota koperasi dapat tersalurkan secara demokratis dan transparan.
“Kehadiran Babinsa dalam RAT Koperasi Desa Merah Putih Bangunsari ini adalah bukti konkret bahwa TNI tidak berdiri jauh dari kehidupan rakyat. Kami ingin memastikan setiap forum demokrasi ekonomi di tingkat desa berjalan dengan baik, tertib, dan benar-benar mencerminkan aspirasi seluruh anggota. Ketika koperasi desa tumbuh sehat, maka ekonomi kerakyatan pun akan semakin kokoh dan TNI akan selalu ada untuk mendampingi setiap langkahnya.” Tambah Kapten Kav Andoko Komandan Koramil 0825/20 Songgon
Momentum RAT KDKMP Bangunsari ini menjadi penanda penting bahwa sinergi antara institusi militer, pemerintah desa, dan gerakan koperasi dapat berjalan harmonis demi kesejahteraan bersama. Di era di mana ketahanan pangan dan ekonomi mikro menjadi isu nasional, langkah kecil di pendopo desa inilah yang sesungguhnya menjadi fondasi kuat ketahanan bangsa.
Koramil 0825/20 Songgon di bawah komando Kapten Kavaleri Andoko terus membuktikan bahwa seragam loreng tak hanya gagah di medan tempur, tetapi juga hadir dan bermakna di tengah-tengah denyut nadi kehidupan rakyat.
Editor: 5093N9







