Banyuwangi, Metrozone.net- Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Pertanian (Dispertan) Banyuwangi meningkatkan upaya pengawasan terhadap keamanan pangan, khususnya produk daging ayam dan sapi yang beredar di pasaran. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa komoditas hewani yang dikonsumsi masyarakat aman, halal, dan bebas dari zat berbahaya.
Selain itu, petugas Dispertan Banyuwangi secara aktif mengambil sampel daging ayam dan sapi dari berbagai titik penjualan. Sampel-sampel tersebut kemudian langsung dibawa untuk diuji melalui metode rapid test di laboratorium. Proses pengujian ini menjadi krusial untuk memastikan setiap potong daging memenuhi standar keamanan pangan.
Danang Hartanto,Kadispertan Banyuwangi menegaskan pengawasan intensif ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga keseimbangan pasar.Selain itu, untuk memberikan transparansi dan jaminan bahwa daging sapi sudah melalui proses pemotongan yang berstandar di Rumah Potong Hewan (RPH) Banyuwangi.
“Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan Dispertan Banyuwangi dalam menyiapkan pasokan pangan yang berkualitas selama Ramadan,” Tegasnya.
Lanjut,Danang mengatakan stok daging dan stok kebutuhan pokok lainya dalam kondisi stabil aman.Selain itu, beliau menghimbau kepada masyarakat untuk tetap selektif dalam memilih produk pangan dan tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan praktik yang mencurigakan terkait kualitas maupun harga.imbuhnya.
Perlu di ketahui:Harga Eceran Tertinggi (HET) Daging sapi kisaran Rp130.000 per kilogram. Daging ayam Rp38.000 per kilogram dan Telur ayam Dibanderol Rp30.000 per kilogram.
Pewarta: Ganda
Editor: 5093N9













