Mandailing Natal, Metrozone net
Senin, 19/01/2026 Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) melalui Bidang Intelijen kembali melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai langkah preventif dalam mencegah kenakalan remaja serta menanamkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal dan diikuti oleh sekitar 50 siswa dan siswi.
Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan bagian dari kegiatan Penyuluhan Hukum dan Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum) yang secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.
Melalui program ini, pelajar dibekali pemahaman dasar tentang hukum agar mampu mengenali serta menghindari perilaku yang berpotensi melanggar hukum di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Intelijen Kejari Madina menyampaikan sejumlah materi penting, antara lain terkait kenakalan remaja serta bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika. Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan edukatif, mencakup dampak narkoba dari aspek kesehatan, sosial, pendidikan, hingga ancaman sanksi hukum bagi pelakunya.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Jupri Wandy Banjarnahor, S.H., M.H., menegaskan bahwa Program Jaksa Masuk Sekolah bertujuan membangun kesadaran hukum sejak usia pelajar agar mereka memiliki benteng diri yang kuat dalam pergaulan.
“Melalui Jaksa Masuk Sekolah, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa hukum hadir untuk melindungi. Pelajar harus melek hukum sejak dini agar mampu membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar Jupri Wandy,
Ia menambahkan, edukasi hukum sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Harapan kami, para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” tambahnya.
Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah tersebut dan berharap sinergi antara Kejaksaan dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin guna menciptakan generasi muda yang sadar hukum serta menjauhi perilaku menyimpang.
Peliput: Arbain Lubis



