MEULABOH (Metrozone.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, menghadiri acara Pengajian Akbar Kecamatan Woyla yang dipusatkan di Desa Lueng Jawa pada Sabtu (4/7/2026) malam .
Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan oleh Dayah Miftahul Jannah.
Pengajian akbar tersebut dipimpin langsung oleh Ulama Karismatik Aceh, H. Muhammad Amin (yang akrab disapa Ayah Min Cot Trung), selaku Pimpinan Dayah Raudhatul Mu’arif Al Aziziyah Cot Trung.
Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa tantangan dan cobaan hidup yang dihadapi masyarakat saat ini jauh lebih berat dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Ia mencontohkan bagaimana konflik global atau perang yang terjadi di belahan dunia lain saat ini, turut memberikan dampak ekonomi dan sosial hingga ke Indonesia, belum lagi ditambah dengan ancaman bencana alam.
Namun, salah satu hal yang paling mengkhawatirkan di era teknologi saat ini adalah masifnya peredaran gelap narkotika yang menyasar generasi muda, bahkan dengan modus yang kian memprihatinkan.
”Saat ini peredaran narkoba sangat luar biasa, bahkan ada yang dinamakan ‘paket duafa’ (paket murah/ekonomis). Fenomena itu nyata dan sudah terjadi pada anak-anak kita di sekolah-sekolah yang ada di Aceh Barat saat ini,” ungkap Tarmizi
Melihat kondisi tersebut, Tarmizi menegaskan bahwa perang terhadap narkoba dan dekadensi moral tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi saja. Perlu adanya sinergisitas yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.
Ia menyerukan kepada aparat kepolisian, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan (stakeholder), hingga seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak bersama mencegah dan memberantas ancaman tersebut demi menyelamatkan masa depan daerah.
Sebagai langkah konkret membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman, Bupati Aceh Barat mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat nilai-nilai agama di lingkungan keluarga dan desa.
”Harapan kami kepada seluruh masyarakat untuk bersatu dan menjalankan instruksi bupati, seperti menyukseskan program Magrib Mengaji, mengaktifkan program majelis taklim di tingkat gampong (desa), dan juga majelis taklim di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Tarmizi mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk berkomitmen bersama dalam mencegah kemungkaran dan saling mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf nahi munkar), demi mewujudkan Kabupaten Aceh Barat yang lebih berkah dan baik lagi di masa depan (**)
(Almanudar)







