Banyuwangi, Meteozone.net- Hamparan sawah Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon mendadak berubah menjadi arena yang memacu adrenalin. (30/06/2026) pagi. Sebanyak 52 peserta manol gabah memanaskan mesin demi memperebutkan gelar bergengsi Champion Kapolresta Cup Tahun 2026 lomba balap sepeda motor manol gabah yang kini telah menjelma menjadi kebanggaan petani Banyuwangi.
Di balik gegap gempita itu, empat anggota Koramil 0825/20 Songgon yang dipimpin Peltu Zainul Arifin, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil Songgon, telah berdiri di posnya sejak matahari belum tinggi bukan sekadar hadir, melainkan memimpin monitoring penuh agar setiap momen berlangsung dalam ketertiban sempurna.
Gegap gempita lomba diawali dengan khidmatnya alunan Indonesia Raya yang menggema di antara pematang sawah sebuah pengingat bahwa di balik setiap tetes keringat petani, ada semangat kebangsaan yang tak pernah padam.
Ketua panitia Bapak Dani membuka sambutannya dengan penuh semangat, sebelum estafet wicara diserahkan kepada Kepala Satuan Binmas Polres Banyuwangi Kompol Basori yang hadir mewakili Kapolres Banyuwangi.
Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono, S.H. pun tiba bersama sembilan personelnya, memperkokoh barisan pengamanan dari unsur Polri. Sekretaris Desa Parangharjo Bapak Khoirul turut sigap mendampingi jalannya acara, mewakili perangkat desa yang menjadi tulang punggung pelaksanaan di lapangan.
“Lomba balap manol gabah ini bukan semata hiburan ini adalah ekspresi kreativitas dan keberanian warga tani yang patut kita apresiasi dan jaga bersama. Anggota Koramil saya turun langsung ke lapangan karena itulah esensi kemanunggalan TNI dan rakyat: hadir, bukan hanya mengawasi dari kejauhan. Selama prajurit Songgon ada di sini, keamanan dan ketertiban bukan sekadar harapan itu adalah kepastian.” ujar Kapten Kavaleri Andoko, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon
Keseluruhan rangkaian lomba berlangsung tertib, lancar, dan aman tanpa satu insiden pun yang mencederai kegembiraan peserta maupun penonton sebuah capaian yang merupakan hasil nyata dari koordinasi lintas institusi yang terjalin erat antara Koramil 0825/20 Songgon, Polsek Songgon, dan pemerintah Desa Parangharjo.
Kehadiran Babinsa dan staf Koramil di tengah arena yang tidak lazim ini menjadi pesan yang kuat: TNI tidak hanya hadir di medan perang, tetapi juga di setiap sudut kehidupan rakyat termasuk di pematang sawah yang menjadi panggung keberanian petani Songgon.
Champion Kapolresta Cup 2026 pun ditutup bukan hanya dengan trofi, tetapi dengan keyakinan bahwa sinergi TNI-Polri-masyarakat adalah fondasi terkuat bagi kedamaian desa.
Editor: 5093N9







