Meulaboh (Metrozone.net) – Suasana penuh kreativitas sekaligus haru menyelimuti lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat pada Sabtu (25/4/2026).
Sekolah ini sukses menyelenggarakan rangkaian acara besar yang menggabungkan Pentas Seni, Panen Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pelepasan siswa kelas IX, hingga seremoni purna tugas bagi dua guru senior.
Ketua Panitia Pelaksana, Osyanfa Rahayu, S.Pd, dalam laporannya memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam mengukur perkembangan karakter dan bakat siswa. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung apresiasi bagi proses belajar siswa selama satu tahun ajaran.
”Kegiatan pentas seni dan panen karya ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh sekolah sebagai wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas, bakat, serta hasil pembelajaran mereka,” ujar Osyanda dalam laporannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi edukatif yang mendalam. “Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepercayaan diri, serta apresiasi sekolah terhadap karya siswa sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bermakna.

Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dan kenangan indah bagi seluruh siswa. Momen ini juga mempererat kebersamaan antar siswa, guru, dan seluruh warga sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Meureubo, Ibnu Abas, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa Panen Karya P5 adalah manifestasi dari filosofi belajar sepanjang hayat. Melalui program ini, siswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga secara karakter.
”Para siswa dilatih untuk memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai Pancasila, yaitu berketuhanan, bersatu dalam keberagaman, demokratis, mampu bekerja sama, bergotong-royong, serta berjiwa kreatif dan inovatif,” papar Ibnu Abas.
Ia berharap kompetensi ini menjadi bekal konkret bagi siswa di masa depan. “Harapannya, pada suatu saat nanti, nilai-nilai ini bisa diterapkan saat mereka terjun langsung dalam kehidupan bermasyarakat untuk menemukan solusi dari setiap kesulitan yang dihadapi,” pesannya.
Acara ini juga menjadi panggung penghormatan terakhir bagi dua guru senior yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun), yaitu Hj. Erlina, S.Pd. dan Syariah, S.Pd. Isak tangis haru mewarnai pelepasan kedua pendidik yang telah mendedikasikan waktu bertahun-tahun untuk mencerdaskan generasi bangsa.
Ibnu Abas secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka. “Terima kasih kepada dua guru senior kami atas pengabdian tulusnya selama ini dalam membimbing siswa hingga mampu mencapai berbagai prestasi gemilang,” tuturnya.
Bersamaan dengan itu, sekolah juga melepas siswa-siswi kelas IX sebagai simbol penyerahan kembali tanggung jawab pendidikan kepada orang tua setelah menuntaskan masa studi di tingkat SMP.
Sebagai bentuk motivasi, pihak sekolah memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah siswa-siswi teladan yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap usaha dan prestasi siswa mendapatkan pengakuan yang layak dari lembaga pendidikan.

Rangkaian acara juga diisi dengan penampilan seni kreasi siswa yang memukau para undangan yang berhadir yang semakin mempertegas semangat kreativitas yang diusung oleh SMPN 2 Meureubo dalam mencetak generasi emas masa depan (*)
Penulis: Almanudar







