Meulaboh (METROZONE.net) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025, sebuah ajang bergengsi yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah serta mendukung program revitalisasi bahasa Aceh melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 19 hingga 21 November 2025 (Rabu-Jumat ) yang dipusatkan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat secara resmi dibuka Kadisdikbud Aceh Barat yang diwakili Kabid GTK, Dara Amelia, SE,.M.Si, Rabu (19/11-2025)
Dalam keterangannya, Dara Amelia, mengatakan bahwa Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan program prioritas Balai Bahasa Provinsi Aceh yang dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya pelestarian bahasa, sastra, dan tradisi lisan di kalangan peserta didik.
Tahun ini, kata Dara, Festival Tunas Bahasa Ibu menghadirkan sejumlah cabang lomba yang mewadahi bakat, kreativitas, serta kemampuan literasi siswa pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Adapun jenis perlombaan meliputi:
1. Lomba Buhak (Mendongeng)
Mengasah kemampuan bercerita, membangun imajinasi, serta penguasaan bahasa secara lisan.
2. Lomba Pidatoe (Pidato)
Wahana pengembangan kemampuan berbicara, berargumentasi, dan menyampaikan gagasan dengan efektif.
3. Lomba Penulisan dan Pembacaan Hadih
Upaya melestarikan kearifan lokal berupa petuah dan tradisi lisan Aceh yang sarat nilai moral dan budaya.
4. Lomba Lagu Jameun (Tembang Tradisi)
Media pelestarian musik tradisional Aceh dan pengembangan bakat seni peserta didik.
5. Lomba Calitra Paneuk (Cerita Pendek)
Penguatan literasi menulis kreatif melalui karya cerita pendek yang menggugah imajinasi dan refleksi nilai budaya.
6. Lomba Meucagok (Lawakan Tunggal / Stand Up Comedy)
Ajang ekspresi humor, improvisasi, dan kecakapan berbahasa secara kreatif serta komunikatif.

“Festival ini bukan hanya sekadar ajang lomba, namun menjadi wahana membangun kebanggaan terhadap bahasa ibu sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Kami berharap, melalui kegiatan ini, generasi muda semakin mencintai dan melestarikan Bahasa daerah khususnya bahasa kabupaten Aceh Barat” ujar Dara
Festival tahun ini diikuti oleh siswa yang merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan. Mereka berkompetisi dalam berbagai cabang lomba yang seluruhnya menggunakan Bahasa Meulaboh sebagai medium berbahasa.
Melalui penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi baca, tulis, dan budaya tutur siswa, sekaligus melestarikan bahasa dan tradisi daerah sebagai bagian penting dari identitas bangsa,” ujarnya
“Para pemenang setiap cabang lomba akan menjadi duta Kabupaten Aceh Barat untuk berkompetisi pada FTBI Tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh, membawa nama daerah dalam ajang yang lebih luas dan kompetitif.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berbudaya.
Selain itu, FTBI tahun ini diharapkan mampu menginspirasi satuan pendidikan untuk terus memperkuat pembelajaran berbasis literasi, kebahasaan, serta mendukung penguatan bahasa Aceh di Kabupaten Aceh Barat,” ungkap Dara
‘Pemenang festival juga diharapkan menjadi bagian dari peningkatan prestasi peserta didik di tingkat daerah maupun provinsi,” tutupnya
Penulis: Almanudar












